Cerita Muhammad Farhan, Korban Bullying, JKT48 Jadi Penyemangat Hadapi Bully di Gunadarma

RAJIN: Farhan membaca buku Laptime JKT48 Lima Tahun Penuh Cerita. Jawa Pos

RAJIN: Farhan membaca buku Laptime JKT48 Lima Tahun Penuh Cerita. Jawa Pos


POJOKJABAR.com, DEPOK – Banyak cara untuk mencari sumber semangat dalam menghadapi sebuah masalah. Muhammad Farhan, korban bullying mahasiswa Universitas Gunadarma misalnya, dia menjadikan lagu dari grup idola JKT48 sebagai penyemangat.

Meski, belum pernah sekalipun dia menonton langsung penampilan 65 gadis energetik itu. Kecintaan Farhan terhadap JKT48 terlihat saat dia melakukan interview dengan beberapa media.

Dia sempat ketahuan memegang buku Laptime JKT48 Lima Tahun Penuh Cerita. Saat Jawa Pos (Radar Depok Group (Pojoksatu.id Group)) ke sana pada Minggu (23/7/17), Farhan masih membawanya.

Cover buku berwarna biru gelap itu sampai lecek. Pertanda sering dibaca. “Buku favoritku. Sudah lebih dari lima kali dibaca,’’ katanya. Dari buku itu, Farhan memberikan coretan-coretan yang dia anggap penting.

Misalnya, tanggal suatu momen, atau pernyataan member JKT48. Tujuannya satu: untuk lebih mudah mengingat momen penting itu. Sister group pertama AKB48 di luar Jepang itu disebutnya punya banyak arti bagi Farhan.

Mengikuti JKT48 sejak SMP, atau sejak kemunculan generasi pertama pada akhir 2011, anak bungsu itu mengaku sudah suka. Sebab, banyak lirik lagu yang cocok dengan hidupnya.

Loading...

loading...

Feeds