Pendatang Tak Punya Keahlian Jangan Nekat Datang ke Depok

Kota Depok.

Kota Depok.


POJOKJABAR.com, DEPOK – Pascaperayaan Hari Raya Idul Fitri, para pemudik dipastikan bakal kembali ke kotanya masing-masing, khususnya Kota Depok. Pemudik yang tiba di Depok dalam arus balik Lebaran kemungkinan bakal membawa sanak saudara mereka.

Guna menyaring pendatang yang tidak mempunyai keahlian, tetapi nekat datang ke Kota Depok, maka Pemkot Depok akan segera melakukan operasi yustisi di setiap wilayah di Depok.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok, Misbachul Munir menegaskan, operasi yustisi akan digelar di setiap kelurahan. Ia mengimbau kepada para pendatang yang tidak mempunyai keahlian diharapkan tidak nekat datang ke Depok.
“Targetnya dua kelurahan di setiap kecamatan,” kata Munir kepada wartawan, beberapa waktu lalu.

Disdukcapil akan melakukan penegakan hukum di bidang administrasi kependudukan seperti yang ada di dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 10/2015. Disebutkan, setiap penduduk yang datang dari luar Depok dalam waktu 1 x 24 jam wajib lapor kepada ketua rukun tetangga (RT) setempat.

Pendatang yang tidak berniat tinggal menetap di Depok lebih dari enam bulan wajib mempunyai surat keterangan tempat tinggal (SKTT), yang dikeluarkan lurah setempat.

“Semuanya harus tertib administrasi sesuai peraturan,” tegasnya.

Ia sendiri belum bisa memperkirakan pertambahan penduduk di Depok pasca hari raya Idul Fitri 2017. Sesuai pengalaman, jumlah penduduk di Kota Depok selalu bertambah setiap tahunnya lebih dari dua persen.

“Kami akan bekerja sama dengan Pengadilan Negeri, Kejaksaan, Kepolisian, dan Satpol PP,” terangnya.

(radar depok/net/snd/elf/JPG)

Grafis

Loading...

loading...

Feeds