Berantas DBD, PSN Jadi Jurus Ampuh Dinkes Kota Depok

PAPARAN : Suasana forum OPD Dinkes Kota Depok dalam penanganan kesehatan di Hotel Bumi Wiyata, Kamis (02/03/2017). FOTO : Dicky / Radar Depok.

PAPARAN : Suasana forum OPD Dinkes Kota Depok dalam penanganan kesehatan di Hotel Bumi Wiyata, Kamis (02/03/2017). FOTO : Dicky / Radar Depok.


POJOKJABAR.com, DEPOK – Demam Berdarah Dengue (DBD) menjadi perhatian Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok.

Pada 2016, sebanyak 2.400 penderita DBD. Guna menekan angka penderita DBD, Dinkes gencar melaksanakan pemeriksaan jentik nyamuk dan mengajak masyarakat melaksanakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).

Kepala Dinkes Kota Depok, Noer Zamanti Lies Karmawati mengatakan, pada 2016 sekitar 2.400 warga terkena penyakit DBD yang disebabkan gigitan nyamuk demam berdarah.

Bahkan, pada Januari tahun ini, sudah ada 40 warga terkena DBD. Menurutnya, DBD dapat meningkat apabila hujan dalam kondisi hilang dan timbul, karena pada kondisi tersebut nyamuk dapat berkembangbiak.

“Guna mengantisipasi timbulnya kasus DBD, kami telah bergerak guna melaksanakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN),” ujar Lies ditengah mengisi kegiatan forum OPD, Kamis (02/03/2017).

Lies mengungkapkan, sebuah daerah dapat dikatakan endemis DBD dapat dilihat dari Angka Jentik Berkala (AJB) kurang dari 95 persen. Apabila melihat hal itu, pada 2016 Depok menjadi daerah endemis.

Guna menghilangkan status tersebut, pihaknya secara massif telah menggerakkan pemeriksaan jentik berkala, dan mengajak masyarakat meningkatkan PSN.

Loading...

loading...

Feeds