STIE Hidayatullah: Kampus Kami Tidak Bermasalah

Suheri Abdullah (kiri) memperlihatkan status  STIE Hidayatullah yang telah dinyatakan aktif.

Suheri Abdullah (kiri) memperlihatkan status STIE Hidayatullah yang telah dinyatakan aktif.

POJOKSATU.id, DEPOK – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Hidayatullah, Cilodong, Depok Jawa Barat membantah pemberitaan yang menyebut perguruan tinggi tersebut bermasalah. Meski begitu, STIE Hidayatullah mengakui pernah mendapat warning dari Koordinator Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis).

Pembantu Ketua III Bidang Kemahasiswaan STIE Hidayatullah, Suheri Abdullah mengatakan, STIE Hidayatullah berdiri dan mendapatkan legalitas pada 6 Januari 2009.

“Sejak berdiri, STIE Hidayatullah senantiasa berperan aktif dalam pembangunan SDM Indonesia, dimana dalam proses pendidikannya sebagian besar mahasiswa (mendekati angka 100 %) diberikan beasiswa dari dana zakat lewat Baitu Maal Hidayatullah. Yang kemudian lulusannya ditugaskan sebagai da’i penggerak pembangunan di seluruh wilayah Indonesia,” ujar Suheri saat mendatangi kantor pojoksatu.id di Bogor Jawa Barat, Senin (13/7/2017).

Menurut Suheri, pemberitaan di media yang ramai tentang 243 kampus nonaktif, mempunyai tingkat kesalahan yang berbeda-beda. Tidak semua kampus melakukan pelanggaran berat, termasuk STIE Hidayatullah.

“STIE Hidayatullah statusnya pada masa itu disebutkan “dalam pembinaan.” Hal tersebut karena ada hal administrasi yang mengalami keterlambatan pelaporan,” tambah Suheri.

stie-hidayatullah

STIE Hidayatullah membuka pendaftaran mahasiswa baru

Menurut dia, status dalam pembinaan diterima STIE Hidayatullah pada bulan April 2015. Setelah mendapatkan warning itu, STIE Hidayatullah langsung melakukan pembenahan administrasi, sehingga dinyatakan aktif kembali.

“Setelah administrasi diselesaikan, status STIE Hidayatullah kembali aktif sejak 14 Januari 2016. Hal itu bisa dilihat dan diakses di web forlap dikti. Jadi, STIE Hidayatullah tidak bermasalah,” imbuh Suheri.

Loading...

loading...

Feeds