Adanya Pemulung di TPA Cipayung Depok Bisa Mengurangi Sampah

POJOKJABAR.com, DEPOK – Berdasarkan catatan masukannya sampah ke TPA Cipayung saat ini ada sekitar 800 ton sampah.

Lokasi itu menjadi sebuah magnet bagi para warga dekat lokasi tersebut untuk mencari pundi -pundi rezeki.

Penuturan Ganin pria yang bertugas sebagai pengawas di UPT TPA Cipayung, adanya pemulung yang mencari barang bekas di tumpukan gunung sampah sangat membantu.

Mereka mengurangi volume sampah yang ada di TPA Cipayung yang dibangun sejak 1985 itu.

“Bisa dinilai pahlwan bagi kami,” kata Ganin saat memengecek tumpukan sampah warga Depok.

Pria yang asli Kampung Bulak Barat itu mengatakan, semenjak didirikan TPA Cipayung dulu yang masih masuk Kabupaten Bogor ini, masih ada warga yang mencari nafkah sebagai pemulung di TPA ini.

Mereka sudah biasa dengan keseharianya dengan rasa bau, panas, dan hujan.

“Udah biasa mereka (pemulung) berada di atas gunung sampah itu,” tuturnya.

Bahkan penuturan dari Kepala UPT TPA Cipayung, Iyay Gumilar. Pernah memiliki konsep akan memberikan opsi kepada warga yang mencari nafkah di TPA.

loading...

Feeds