Staf Rutan Kelas IIB Kota Depok Pipis Didampingi Polisi, Ini Sebabnya

TES: Kepala Rutan kelas IIB Kota Depok, Sohibur Rachman melakukan tes urine kepada 22 stafnya, kemarin. Tes untuk memastikan bebas dari jeratan narkoba. Hasilnya negatif narkoba. FOTO : Junior / Radar Depok.

TES: Kepala Rutan kelas IIB Kota Depok, Sohibur Rachman melakukan tes urine kepada 22 stafnya, kemarin. Tes untuk memastikan bebas dari jeratan narkoba. Hasilnya negatif narkoba. FOTO : Junior / Radar Depok.

POJOKJABAR.com, DEPOK – Awalnya malu-malu. Tapi apa daya, ini sebuah kewajiban yang mesti dituruti.

Senin(06/02/2017), sebanyak 22 staf Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Kota Depok dipaksa buang air kecil. Sampai-sampai mesti didampingi polisi pula. Bukan tanpa sebab.

Hari itu secara mendadak, Kepala Rutan kelas IIB Kota Depok, Sohibur Rachman melakukan tes urine.

Dia ingin memastikan bila pasukannya terbebas dari jerat narkoba. Tes dilakukan sekitar pukul 10:00 WIB, saat mayoritas staf sedang bekerja rutin.

Tercatat ada sebanyak 22 staf yang diperiksa urinenya. Nanti ada 12 staf lagi yang akan menyusul di tes. Waktunya akan ditentukan dadakan.

“Yang 12 orang, hari ini (Senin 06/02/2017) sedang berhalangan. Ada yang lepas dinas dan ada juga yang izin,” ungkap Sohibur kepada Radar Depok di ruangannya.

Ia menambahkan tes urine dilakukan oleh staf medis rutan, yang disaksikan personel dari Polresta Depok, supaya lebih netral dan apa adanya.

loading...

Feeds