Gedung Kesenian Kota Depok Jadinya Bukan di Sawangan?

Ilustrasi Gedung Kesenian Kota Depok yang Terbengkalai.

Ilustrasi Gedung Kesenian Kota Depok yang Terbengkalai.

POJOKJABAR.com, DEPOK – Walikota Depok, Muhammad Idris menegaskan, gedung kesenian yang mangkrak sepuluh tahun lebih di Kelurahan/Kecamatan Sawangan pembangunannya tidak dapat dilanjutkan.

Karena menurutnya, 85 persen bangunan yang telah berdiri saat ini mengalami kerusakan.

Bahkan pihaknya telah melirik beberapa tempat yang menurutnya cukup presentatif untuk dibangunan Gedung Kesenian.

“Ada lahan di GDC yang saat ini juga mangkrak dan sebelumnya dijadikan Recycle Centre. Ada juga Rumah dinas Walikota sekitar 4000 m2, di kawasan GDC yang belum dimanfaatkan. Tanah fasum milik pengembang di cinere dan lahan 600 hektare di Kecamatan Tapos yang saat ini ditangan Kementrian Keuangan,” ujar dia di Kecamatan Bojongsari belum lama ini.

Karena itu, Sambung Idris, Pemkot Depok meminta ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat untuk menyerahkan gedung tersebut.

Selanjutanya Kota Depok mampu menghapus fungsi gedung seni tersebut, dan barulah mampu memikirkan pembangunan Gedung Kesenian.

“Saat ini Nomenklatur yang baru, merupakan Gedung Kebudayaan bukan kesenian. Kota Depok harus punya semua gedung ini. Kami sedang proses adminstrasi pemanfaatan ruang atau lahan ke provinsi,” ujar dia.

loading...

Feeds