Yah… E-Warong di Kota Depok Belum Siap, KPM Simpang-siur

BELUM SIAP: Pemilik agen sekaligus e-Warong yang ditunjuk Kemensos, Giyem, menunjukan warungnya yang terletak di RT01/02 Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukamajaya. FOTO : Ferdian / Radar Depok.

BELUM SIAP: Pemilik agen sekaligus e-Warong yang ditunjuk Kemensos, Giyem, menunjukan warungnya yang terletak di RT01/02 Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukamajaya. FOTO : Ferdian / Radar Depok.

“Data by name by address Rastra sampai sekarang belum diterima BNI sebagai bank yang ditunjuk Kemensos. Jika data tersebut sudah ada, pihak bank yang ditunjuk akan membuatkan kartu, seperti kartu ATM. Saat ini BNI juga telah menyiapkan ratusan agen penyalur program tersebut,” kata mantan Kepala Dinas Tata Ruang dan Permukiman (Kadistarkim) ini.

Agen BNI dan e-Warong punya tujuan sama menyalurkan bantuan dan memberdayakan masyarakat miskin sehingga diharapkan kelompok warga miskin mampu keluar dari kelompok miskin.

“Dengan asumsi Rastra sama dengan penerima Raskin, yaitu 40 ribuan. BNI sudah membuat 150 agen dengan perbandingan pelayanan 1:350. BNI berharap bisa memberikan perbandingan pelayanan 1:250. Diharapkan lagi dangan pelayanan 1:1000 sehingga minimal terdapat 44 e-Warong,” kata Kania.

Terpisah, petugas pencari agen dari Bank BNI, Burhanudin, mengungkapkan, pihaknya masih kesulitan mencari warung yang ingin dijadikan agen e-Warung.

Meski hingga saat ini sudah terdapat 187 agen yang tersedia.

“Kebanyakan warung tidak mengatahui program ini dan harus diberikan pemahaman lebih tentang program ini dari kelurahan atau kecamatan setempat. Tetapi, pelan-pelan sudah ada 187 agen yang terdata di kami,” ucapnya.

(radar depok/bry)

loading...

Feeds