TPID Kota Depok Terus Antisipasi Inflasi Awal 2017

ANTISIPASI: TPID Kota Depok tengah melaksanakan rapat di aula lantai lima gedung Balaikota, guna mengantisipasi inflasi di Kota Depok, Selasa (24/01/2017). FOTO : Ade / Radar Depok.

ANTISIPASI: TPID Kota Depok tengah melaksanakan rapat di aula lantai lima gedung Balaikota, guna mengantisipasi inflasi di Kota Depok, Selasa (24/01/2017). FOTO : Ade / Radar Depok.

POJOKJABAR.com, DEPOK – Guna menghindari terjadinya inflasi akibat kebijakan pemerintah atas kenaikan tarif harga.

Pemerintah Kota Depok, melalui Tim Penanggulangan Inflasi Daerah (TIPD) gelar rapat koordinasi di aula lantai lima Balai Kota Depok, Selasa (24/01/2017).

Sejumlah kebijakan pemerintah dalam menaikan harga pada awal tahun diantaranya, kebijakan menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi, kenaikan tarif PNMB, dan pencabutan subsidi listrik 900 VA, serta berhentinya penyaluran beras miskin (raskin) yang akan diubah dengan penukaran voucher.

Belum lagi dengan naiknya harga cabai disejumlah pasar. Kepala Bagian Ekonomi Kota Depok, Dwi Rahma mengatakan, kebijakan pemerintah yang dilaksanakan pada awal tahun, secara tidak langsung berdampak kepada masyarakat.

Untuk itu, pihaknya melaksanakan rapat koordinasi guna mencari solusi dalam menekan terjadinya inflasi di Kota Depok.

“Kami akan berusaha dan selalu berkoodinasi dengan sejumlah dinas terkait guna mengantisipasi terjadinya inflasi di Kota Depok,” ujar Dwi kepada Radar Depok, Selasa (24/01/2017).

loading...

Feeds