Fenomena Nomor Rumah di Kota Depok Makin Semrawut!

MEMBINGUNGKAN: Ketua RT02/15 Kelurahan Cimpaeun, Kecamatan Tapos, Rinanto bersama warga menunjukan nomor rumah yang tidak urut, walaupun bertetangga. FOTO : Dicky / Radar Depok.

MEMBINGUNGKAN: Ketua RT02/15 Kelurahan Cimpaeun, Kecamatan Tapos, Rinanto bersama warga menunjukan nomor rumah yang tidak urut, walaupun bertetangga. FOTO : Dicky / Radar Depok.

POJOKJABAR.com, DEPOK – Bagi orang kebanyakan, nomor rumah memang tidak begitu diperhatikan. Namun, menjadi penting ketika kerabat atau profesi yang berkaitan, saat mencari alamat rumah di lokasi baru.

Di Depok, kondisinya cukup semrawut. Meski rumahnya berhimpitan, nomornya bisa tak saling berurutan.

Nah Radar Depok berupaya menggali Kondisiisiisi ini, contohnya, terjadi di RT02/15 Kelurahan Cimpaeun, Tapos.

Ketua RT setempat, Rinanto mengatakan, di wilayahnya memang ada yang nomor urut rumahnya acak. Tidak perlu jauh-jauh, antara dirinya dengan tetangga pun tidak urut.

“Kalau rumah saya dengan tetangga sudah berbeda. Saya nomor 31 tetangga 50. Karena rumah tetangga baru dibangun di 2012. Di tiga RT yang ada di RW15 memang banyak yang acak, tidak berurutan,” katanya.

RT Black—biasa Rinanto—disapa, menilai jika kondisi ini disebabkan adanya pembangunan rumah baru di sekitar lingkungannya.

Sehingga, rumah baru tersebut mendapatkan nomor urut yang disesuaikan dengan database milik ketua RT.

“Seperti rumah saya. Tadinya punya halaman, tapi halamannya dijual dan dibangun rumah oleh pemilik. Begitu jadi dan ditempati kan harus punya nomor rumah. Kalau saya pakai nomor 32, sudah ada. Jadi diberikan nomor terakhir yang belum ada. Jadinya memang tidak urut,” tutur RT Black.

loading...

Feeds