Pendidikan di Kota Depok Belum Juga Maksimal!

Ilustrasi Pendidikan.

Ilustrasi Pendidikan.

Quick Count Pilpres 2019

POJOKJABAR.com, DEPOK – Pendidikan Kota Depok, menurut Anggota Fraksi Gerindra DPRD Kota Depok, Turiman, sampai saat ini masih kurang bagus.

Belum sesuai dengan visi-misi pembangunan kota yang pendidikanya unggul, kreatif dan religius.

“Bicara mutu pendidikan harus saya akui masih kurang. Tapi, itu bukan karena kebijakan di Depok, melainkan dampak dari kebijakan pemerintah pusat,” kata Turiman kepada Radar Depok, Jumat (13/01/2017).

Pri yang duduk di Komisi D itu mengatakan, selama menjabat sebagai legislatif, sudah tiga kali ganti Menteri. Dan kebijakan selalu berbeda di dunia pendidikan.

Misalnya, pergantian kurikulum yang waktunya sangat mepet sehingga sosialisanya sangat kurang.

Sebab itu, pemeirntah daerah tidak sepenuhnya salah dengan kondisi pendidikan di negeri ini. Itu tadi, akibat kebijakan pusat.

“Kalau ada yang mengklaim prestasi tertentu, itu bukan karena hasil dari manajemen pemerintah. Akan tetapi nilai lebih dari individu peserta didiknya atau murid itu sendiri,” tuturnya.

Dari sini akan mempengaruhi kinerja tenaga pendidik baik di sekolah negeri atau swasta. Karena itu, Turiman, dalam rapat Komisi D pernah mengusulkan sekolah swasta harus ada kajian.

Sebab, sekolah swasta mempunyai sesuatu yang sama dengan sekolah negeri seperti dana BOS, bantuan pembangunan, serta dana hibah.

“Tapi, kualitas pendidikan di sekolah swasta juga patut dipertanyakan. Ini tergantung SDM-nya yang terdiri dari satuan pendidikan dan yayasan. Dalam hal ini bila guru dan kepala sekolah komit akan profesinya, saya yakin akan maju,” jelas Turiman.

(radar depok/irw)

loading...

Feeds