Disdik Tegur Kepala SMAN 13 Depok, Ini Dia Sebabnya

KLARIFIKASI : Kepala SMAN 13 Depok, Mamad Mahpudin saat mengklarifikasi pemecatan guru honorer di sekolah yang beralamat di Jalan Pedurenan, Kelurahan Cisalak Pasar, Cimanggis, Rabu (11/01/2017). FOTO : Ricky / Radar Depok.

KLARIFIKASI : Kepala SMAN 13 Depok, Mamad Mahpudin saat mengklarifikasi pemecatan guru honorer di sekolah yang beralamat di Jalan Pedurenan, Kelurahan Cisalak Pasar, Cimanggis, Rabu (11/01/2017). FOTO : Ricky / Radar Depok.

POJOKJABAR.com, DEPOK – Pemindahan tugas guru honorer di SMA Negeri 13 Kota Depok, Andika Ramadan Febriansah yang sebelumnya menjabat guru Sejarah menjadi pustakawan sekolah, disoal Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok.

Kepala Disdik Kota Depok, Mohammad Thamrin menegaskan, kesalahan ada di kepala sekolah tersebut.

Karena Andika masih berstatus lulusan SMA. Padahal, secara aturan untuk pengangkatan guru honorer minimal telah menyelesaikan pendidikan Strata Satu (S1) alias Sarjana.

“Ini kesalahan kepala sekolah, karena mengangkat guru honorer yang masih kuliah S1. Guru tersebut masih berstatus lulusan SMA. Tentu, hal ini tidak diperbolehkan,” kata Thamrin kepada Radar Depok, Rabu (11/01/2017).

Maka, Thamrin memberikan peringatan kepada Kepala SMAN 13 Depok, Mamad Mahpudin karena telah mengangkat guru honorer yang tidak sesuai kualifikasi.

loading...

Feeds