Mahasiswa Gundar Depok: Hukum Koruptor Seberat-beratnya!

DIKUBUR: Jasad bayi yang dikubur di depan kontrakan Jalan Kemang Gang saudara RT04/10 Kelurahan Sukatani, Tapos, Jumat (09/12/2016). FOTO : Ricky / Radar Depok.

DIKUBUR: Jasad bayi yang dikubur di depan kontrakan Jalan Kemang Gang saudara RT04/10 Kelurahan Sukatani, Tapos, Jumat (09/12/2016). FOTO : Ricky / Radar Depok.


POJOKJABAR.com, DEPOK – Ratusan mahasiswa Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Gunadarma melakukan aksi anti korupsi, di Hari Anti Korupsi Jumat (09/12/2016).

Selain orasi, mahasiswa juga membagikan stiker anti korupsi di kendaraan didalam kampus dan pengendara yang melintas. Dalam aksi tersebut mahasiswa ingin para koruptor di hukum seberat-beratnya.

“Kami ingin menanamkan sikap anti korupsi, sehingga tidak melakukan dan apapbila ada yang korupsi maka bisa segera ditindak,” ujar Kepala Biro Kajian dan Aksi Strategis BEM FE Gunadarma, Moh Firman H kepada Radar Depok, ditengah-tengah aksi.

Firman menambahkan, aksi ini dilakukan dengan mengorasikan supaya para koruptor dihukum seberat-beratnya. Terlebih jika ada yang korupsi dana bencana sebaiknya di hukum mati.

Pasalnya, dana bencana merupakan dana kemanusiaan yang memang diberikan, karena mengalami kesulitan. Selama ini mahasiswa kebanyakan diam saja melihat persoalan-persoalan korupsi.

Loading...

loading...

Feeds