Wajib Pajak di Kota Depok Kesal, Empat Hari BPHTB Online Eror

Ilustrasi Pajak.

Ilustrasi Pajak.


POJOKJABAR.com, DEPOK – Sistem Bea Perolehan atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) online mengalami gangguann atau maintenance, sejak Senin (18/4/2016).

Alhasil, para wajib pajak (WP) mengeluhkan saat ingin membayar pajak terkait proses jual beli tanah yang dilakukannya akibat kerusakan tersebut.

”Saya mau bayar pajak di DPPKA sudah empat hari tidak bisa. Kenapa begitu lama, sejak Senin warga dan notaris yang terkait proses jual beli tidak bisa membayarkan BPHTB,” keluh seorang warga Imam Turidi kepada Radar Depok, Kamis (21/04/2016).

Dia melanjutkan, sampai saat ini alasan offline belum jelas, dan belum mengetahui kapan bisa beroperasi normal. Imam yang mewakili ratusan WP yang transaksinya gagal sangat kecewa.

”Semua kerjaan jadi terhambat. Masa mau setorin BPHTB, bayar pajak aja susah,” geramnya.

Meski tidak menjelaskan secara rinci, Imam menuturkan BPHTB yang akan dibayarkannya cukup besar. Satu bidang saja pajak penjual mencapai Rp11.250.000 dan pajak pembeli Rp8.250.000, dengan nilai total Rp19.500.000.

”Ini kan sumber pemasukan bagi Pemerintah Kota Depok. Seharusnya ini cepat disikapi, jangan lama-lama,” katanya.

Loading...

loading...

Feeds