Miris… Ini Dia Kisah Warga Miskin di Kota Depok

warga miskin di depok
SENANG TIADA TARA: Koordinator Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Meruyung, Amarullah (paling kiri), Ketua RW4 Meruyung Naiyan (paling kanan) bersama Aisah memperlihatkan rumah miliknya yang belum lama beres diperbaiki. FOTO : Fahmi / Radar Depok.

POJOKJABAR.com, DEPOK – Aisahisah berdiri di depan rumahnya yang berkelir hijau kemarin. Wajahnya sama sekali tidak memancarkan sedih, malah sesekali ibu paruh baya ini tersenyum. Bersama dengan mantunya diselasar rumah, Aisah mengaku senang dengan adanya rehab rumah belum lama.

Hampir 14 tahun selalu was-was dikala datang hujan. Sebab, atap yang bocor dan sejumlah dinding yang rentan roboh membuat dia bersama satu anaknya kerap tidak bisa tertidur lelap. Tetapi kini, ibu berkaos putih itu bisa nyenyak saat hujan deras.

Apalagi, kalau buang air. Tidak jauh lagi untuk buang air. Sebelumnya, malah rumah ukuran 6×8 meter miliknya tidak memiliki kamar mandi.

”Saya sangat bersyukur masih ada yang mau memperhatikan saya dan keluarga. Saya ucapkan terimaksih,” tuturnya sambil berkaca-kaca dalam bola matanya.


Sementara, Koordinator Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Meruyung Mandiri, Amarullah menyebutkan, rumah Aisah merupakan masuk dalam program Provinsi Jawa Barat (Jabar). Di 2015 lalu ada sepuluh RTLH yang dapat bantuan, masing-masing RTLH bantuannya Rp15 juta.

Khusus rumah Aisah, bantuan swadayanya sebesar Rp7,5 juta. Jadi bila ditotal perbaikan rumah Aisah Rp22,5 juta. Itu juga belum bantuan tenaga dan bahan material.

”Mudah-mudah adanya perbaikan ini, ibu Aisah dapat mempergunakannya dengan baik dan dirawat,” tutupnya singkat.

(*/ radar depok )