Keren… Kota Depok Mulai Terapkan Green City

DIRESMIKAN: Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail didampingi unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) meresmikan lajur sepeda di mulai depan Balaikota Depok Jalan Raya Margonda, Jumat (08/01/2016). FOTO : Ricky / Radar Depok.

DIRESMIKAN: Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail didampingi unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) meresmikan lajur sepeda di mulai depan Balaikota Depok Jalan Raya Margonda, Jumat (08/01/2016). FOTO : Ricky / Radar Depok.


POJOKJABAR.com, DEPOK – Selain menciptakan kota hijau, Pemkot Depok juga menjawab aspirasi para pengguna sepeda khususnya komunitas sepeda di Kota Depok dengan meresmikan Lajur Sepeda sepanjang 10 kilometer, yang dibuka Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail didampingi unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda), Jumat (08/01/2016).

Nur Mahmudi mengatakan, pembuatan lajur sepeda ini merupakan penerapan dari konsep Green City. Selain itu, lajur tersebut jawaban atas usulan bikers dan komunitas sepeda di Kota Depok. Nur berharap, melalui lajur sepeda ini dapat menciptakan lingkungan hijau bebas polusi, meningkatkan komunikasi, kebersamaan, persatuan dan kesatuan segenap warga Kota Depok.

“Setelah kami coba cukup nyaman, namun memang ada beberapa titik yang menyempit karena memang ada beberapa trotoar yang maju. Untuk saat ini baru 80 persen optimal, tinggal dilakukan beberapa hal lagi agar bisa 100 persen optimal,” ujarnya.

Untuk itu ia mengimbau kepada para pelaku usaha swasta untuk bisa berpartisipasi dalam pembangunannya melalui dana CSR perusahaan. “Nantinya mereka dapat memasang logo perusahaannya di lajur sepeda, hari ini kami undang mereka untuk membahasnya,” ucap Nur.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok, Gandara Budiana, untuk pembuatan lajur sepeda tersebut menggunakan APBD Rp 314 juta, jumlah tersebut untuk mengecat jalur sepeda di sepanjang Jalan Raya Margonda yang menggunakan cat thermoplastik, dan dikerjakan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (Dibimasda) dan Dishub Kota Depok.

Dia menjelaskan, Dibimasda mengelola anggaran sebesar Rp172 juta dan Dinas Perhubungan Rp142 juta. Jalur sepeda itu memiliki panjang total 10 kilometer dan pengerjaannya dibagi menjadi tiga segmen.

“Segmen pertama (Dikerjakan Dibimasda) dari tugu jam sampai Ramanda sepanjang 3.285 meter. Segmen kedua dari Ramanda sampai Juanda sepanjang 2.717 meter dan segmen ketiga dari Juanda sampai Perbatasan Jakarta sepanjang 3.810 meter (Dikerjakan Dishub),” kata Gandara.

Gandara mengatakan, masih ada jalur sepeda yang belum selesai dikerjakan, yakni di jalur perbatasan Jakarta sampai Juanda. Menurut dia, anggaran yang diajukan untuk jalur sepeda yang belum selesai sebesar Rp 60 juta.

“Kami targetkan triwulan dua tahun ini bisa rampung. Tapi, untuk menyelesaikannya kami mengupayakan agar perusahaan swasta bisa mendanainya. Jalur sepeda ini dicat thermoplastik agar ketahanannya lebih lama. Diperkirakan cat untuk jalur sepeda itu bisa bertahan sampai 2 tahun,” ucap Gandara.

Sementara, Kapolresta Depok, Kombes Dwiyono mengatakan, Polres Depok akan menempatkan seluruh personil lantas guna membantu anggota Dishub Kota Depok dalam menjaga ketertiban di jalan margonda.

“Sejak diresmikan jalur sepeda. Anggota lantas akan mulai beraksi di lapangan dan bagi siapa yang melanggar kendaraan memarkirkan sembarangan di jalur sepeda atau angkot akan langsung ditindak,” ucapnya.

(cky/radardepok)

Loading...

loading...

Feeds