Carnaval Budaya Tanah Baru Meriah

DICKY/RADARDEPOK MERIAH : Panitia dan seluruh unsur element Kelurahan Tanah Baru pose bersama saat parade nusantara. Minggu (30/8)

 

DICKY/RADARDEPOK MERIAH : Panitia dan seluruh unsur element Kelurahan Tanah Baru pose bersama saat parade nusantara. Minggu (30/8)
DICKY/RADARDEPOK
MERIAH : Panitia dan seluruh unsur element Kelurahan Tanah Baru pose bersama saat parade nusantara. Minggu (30/8

POJOKJABAR.id, DEPOK – Ratusan warga dengan kostum pakaian  adat tradisional, anime, pahlawan, go green, profesi, dan memainkan kesenian kumpul di Lapangan Gaban RW9 Kelurahan Tanah Baru, Beji, Minggu (30/8). Acara yang bertajuk Carnaval Budaya ini diselenggarakan karang taruna (Katar) Tanah Baru saat merayakan HUT RI ke-70.

Ketua Katar Tanah Baru, Haidir Basyaru mengatakan, katar rindu akan adanya suatu kegiatan yang bersifat mempersatukan wujud akulturasi budaya di kampung Tanah Baru. Dia melihat di Kelurahan Tanah Baru kaya akan budaya, guna mewujudkan itu, pihaknya berinisiatif mengadakan kegiatan dengan mengutamakan kebersamaan.  “Kami mencoba mengimplementasikannya dengan mengadakan carnaval budaya, dan masyarakat sangat antusias,” ujar Basaru kepada Radar Depok.

Carnaval budaya melibatkan warga seluruh RW dengan menampilkan pakaian adat, dan kesenian budaya yang ada di Tanah Baru. Gong Si Bolong yang menjadi icon Tanah Baru ikut terlibat meramaikan carnaval budaya. Bukan hanya itu saja, carnaval budaya menampilkan 7 tema pakaian, setiap dua RW mendapat 1 tema tentang budaya, pahlawan, go green, profesi, pejuang, anime, adat tradisional, dan sport.


Haidar menjelaskan, tujuannya mengadakan carnaval budaya selain mempererat silahturahmi antar warga dan mempersatukan budaya yang ada di Tanah Baru. Juga mengingatkan masyarakat  bahwa  di Kelurahan Tanah Baru memeliki masyarakat yang berbudaya. “Selain Gong Sie Bolong, Reog Ponorogo, coaching clinik sepeda gunung, kuda lumping dan beberapa kegiatan lainnya,” terang Basaru.

Basaru menuturkan, disela kegiatan carnaval, katar menyelipkan kampanye tentang menggunakan sepeda. Dia menilai, sudah seharusnya masyarakat mengurangi beban polusi udara dengan menggunakan sepeda. Basaru berharap, carnaval budaya memberikan nilai positif, khususnya meperkenalkan budaya nusantara kepada anak usia dini maupun remaja.

Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Andi mengungkapkan, inisiatif Katar Tanah Baru dalam menyemaraki peringatan Hut RI ke- 70 dinilai bagus. Terlebih, carnaval budaya   memberikan nilai wawasan nusantara kepada masyarakat. “Kegiatan ini sangat bagus, sangat disayangkan ada beberapa RW yang tidak mengirim utusannya. Namun, semarak carnaval dapat berjalan dengan baik,” singkatnya.

Selain mendapatkan apresiasi dari masyarakat dan LPM, Katar Tanah Baru juga mendapat pujian dari Kelurahan Tanah Baru. Supardi sebagai Lurah Tanah Baru mengaku, menyambut baik carnaval budaya yang diselenggarakan sebagai arena berkumpul warga sekaligus merayakan kemerdekaan dengan berbagai kegiatan. “Seluruh unsur di Kelurahan Tanah Baru ikut terlibat dalam kegiatan carnaval budaya,” ucap Supardi.

Supardi menilai, carnaval  budaya memperlihatkan hubungan erat antara tokoh masyarakat, tokoh agama, jajaran LPM, dan aparat pemerintahan yang masih kokoh. Dia berharap, Katar Tanah Baru sebagai jiwa muda memiliki rasa kebanggaan. Katar dapat mengambil hati pemuda Tanah Baru lainnya guna memberikan kontribusi dilingkungan mereka. (cr1/radardepok)