Bojongsari Siap Gelar MTQ ke-16

RICkY/ RADARDEPOK RAPAT : Aparatur Kecamatan Bojongsari dan unsur Muspika saat menggelar rapat persiapan MTQ ke-16 tingkat Kota di kantor Kecamatan, kemarin.
RICkY/ RADARDEPOK RAPAT : Aparatur Kecamatan Bojongsari dan unsur Muspika saat menggelar rapat persiapan MTQ ke-16 tingkat Kota di kantor Kecamatan, kemarin.
RICkY/ RADARDEPOK
RAPAT : Aparatur Kecamatan Bojongsari dan unsur Muspika saat menggelar rapat persiapan MTQ ke-16 tingkat Kota di kantor Kecamatan, kemarin.

POJOKJABAR.id, DEPOK – Tahun 2015 menjadi sangat spesial bagi Kecamatan Bojongsari. Sebab, kecamatan tersebut menjadi tuan rumah penyelenggaraan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke-16 tingkat Kota Depok pada Oktober mendatang.

Untuk mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik, Kecamatan Bojongsari menggelar rapat koordinasi persiapan MTQ di aula rapat kantor kecamatan, kemarin.

Ketua Panitia, Badruddin mengatakan, dalam rakor tersebut, pihaknya membahas persiapan teknis penyelenggaraan dengan beberapa unsur Muspika dan kelurahan. “Susunan panitia juga sudah terbentuk, saat ini lebih ke persiapan tempat dan teknis saja. Insya Allah kami siap melaksanakan MTQ,” kata Badruddin.

Dia menjelaskan, beberapa yng dibahas di antaranya, lokasi pawai taaruf, mimbar utama dan mimbar pendukung, tempat penginapan peserta dan juri. “Seluruhnya akan dibuat sejalur dan berdekatan, sehingga tidak akan menyulitkan transportasi peserta,” jelasnya.


Badruddin mengharapkan penyelenggaraan di Kecamatan Bojongsari bisa berjalan sukses. “Semua penyelenggara pasti ingin acaranya berjalan sukses. Kami pun akan berupaya mewujudkan hal tersebut,” tuntasnya.

Sementara Camat Bojongsari, Marjaya mengatakan, Kecamatan Bojongsari memang sebagai tuan rumah, tetapi pihaknya hanya menyediakan tempat untuk kegiatan. “Di sini kami bentuk panitia lokal. Namun panitia inti tetap dari tingkat kota,” kata Marjaya.

Marjaya menuturkan, untuk lalu lintas dan lainnya, akan melibatkan OPD terkait dan Polres Depok, dan terkait hal tersebut akan dirapatkan ditingkat kota. “Saat ini untuk tingkat kota belum ada rapat. Tapi panitia lokal pun sudah harus siap, minimal dua minggu sebelum pelaksanaan kembali menggelar persiapan terakhir,” jelasnya.

Marjaya mengungkapkan, Kecamatan Bojongsari merupakan penutup dari enam kecamatan yang baru pemekaran. Untuk itu, dia meminta agar penyelenggaraan MTQ di wilayahnya bisa berjalan sukses. “Tiap tahun bergilir. Insya Allah 11 tahun baru jadi tuan rumah lagi. Sehingga harus dimanfaatkan dan dikerjakan dengan baik. Ini harus bersama-sama dilakukan,” ungkapnya.

Terkait target di MTQ ke-16, Marjaya mengharapkan dapat meraih hasil maksimal. Karena sesuai semboyan Kecamatan Bojongsari, yakni “Sukses dalam Penyelenggaraan dan Sukses dalam Prestasi”. “Target riilnya untuk pawai ta’aruf kami ambil. Dan siapa pun pasti menginginkan juara, itu yang kami kejar,” terangnya.

Dia menambahkan, Kecamatan Bojongsaari berkomitmen menggunakan potensi lokal, sehingga dapat mengetahui dan mengembangkan potensi tersebut. “Kami komitmen, dengan catatan kecamatan lain juga tidak ada mengambil peserta dari luar daerah,” tuntasnya. (cky/radardepok)