PT Anugrah Mitra Investa Dilaunching

HERU/RADAR DEPOK DIRESMIKAN :  Paduka yang Mulia Wali Nangroe Aceh Malik Mahmud Al-Haythar, melakukan pengguntingan pita tanda diresmikannya PT Anugrah Mitra Investa.

 

HERU/RADAR DEPOK DIRESMIKAN :  Paduka yang Mulia Wali Nangroe Aceh Malik Mahmud Al-Haythar, melakukan pengguntingan pita tanda diresmikannya PT Anugrah Mitra Investa.
DIRESMIKAN :  Paduka yang Mulia Wali Nangroe Aceh Malik Mahmud Al-Haythar, melakukan pengguntingan pita tanda diresmikannya PT Anugrah Mitra Investa.

POJOKJABAR.id, DEPOK – Dalam upaya memperkenalkan diri, silaturahmi, dan promosi kepada lingkungan sekitar, PT Anugrah Mitra Investa yang berlokasi di Jalan Raya Tapos RT02/12, Kelurahan Tapos, Kecamatan Tapos, menggelar acara grand launching perusahaan tersebut, Sabtu (29/8)

Momen ini dihadiri Wali Nangroe Aceh Malik Mahmud Al-Haythar, Wakil Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Camat Tapos Muchsin Mawardi, Kapolsek Kompol Bambang Irianto, Danramil Mayor Sukarno, Lurah Tapos Muhammad Imron, ketua RW, RT, dan warga sekitar.

Direktur PT. Anugrah Mitra Investa Arman Sulaiman mengutarakan bahwa perusahaan yang dipimpinnya bergerak dalam usaha pemotongan lakban atau solasi. Perusahaan ini merupakan cabang dari perusahaan yang ada di Kawasan Pulogadung, Jakarta.


Alhamdulillah acara berlangsung dengan sukses, tamu undangan sebagian besar hadir. Bahkan, Wakil Gubernur Aceh dan Wali Nangroe Aceh juga berkesempatan hadir dan meresmikan. Ini adalah penghargaan bagi perusahaan,” ungkapnya.

Dijelaskannya, pemilihan Tapos sebagai tempat usaha karena lokasi yang terbilang strategis dan representatif. Lokasi dekat dengan Tol Jagorawi dan pintu Tol Cimanggis, sehingga memudahkan untuk mobilitas kendaraan.

Pihaknya juga tidak hanya menerima pembelian lakban adlam skala besar, tapi juga menerima skala kecil, bahkan untuk tingkat warung, usaha fokokopi, bengkel, hingga minimarket.

“Kami hanya melakukan pemotongan dan penjualan, sehingga tidak ada limbah. Area penjualan masih lokal,” katanya.

Mengenai tenaga kerja, dirinya mengutarakan akan memprioritaskan masyarakat setempat. Pertimbangannya antara lain efisiensi waktu dan menekan biaya transportasi bagi karyawan.

“Saat ini belum banyak karyawan yang bisa direkrut karena masih menunggu kestabilan ekonomi. Mudah-mudahan ekonomi bisa membaik dan membawa kemajuan bagi perkembangan usaha lokal,” harapnya.(eru/radardepok)