PAK Bukan Hal Baru

 

 

 

Tapos Mendapatkan Pelatihan Angka Kredit

 


PEBRI/RADAR DEPOK PELATIHAN: Fakultas Teknik UI mengadakan pelatihan Creative Teaching yang merupakan dana hibah pengabdian masyarakat di SDN Beji Timur 2.
PELATIHAN: Fakultas Teknik UI mengadakan pelatihan Creative Teaching yang merupakan dana hibah pengabdian masyarakat di SDN Beji Timur 2.

POJOKJABAR.id, DEPOK –  Kemarin, puluhan penggerak dunia pendidikan, baik dari guru ataupun kepala sekolah di Kecamatan Tapos mendapatkan ‘siraman’ pengetahuan tentang Penilaian Angka Kredit (PAK) untuk kenaikan golongan. Dalam kesempatan tersebut, Suhyana yang menjadi pemberi materi mengatakan, penilaian akreditasi bukanlah menjadi hal baru, karena sudah diberlakukan sejak tahun 2009. Oleh karena itu, perlu disosialisasikan kepada guru dan kepala sekolah.

“PAK sangat erat dengan perkembangan keprofesian berkelanjutan (PKB). Karena, hal tersebut berkaitan dengan kompetensi guru, dan kompetensi guru itu ada nilainya. Dimana, guru harus menjalankan tugas pokok dan fungsinya sebagai pengajar, pendidika, pembina dan pengevaluasi,” ucapnya.

Semua hal tersebut, tentunya bermuara pada Penilaian Kinerja Guru (PKG), yang dikonversi menjadi angka kredit pertahunnya. Tentang keprofesionalan seorang guru dalam bekerja, tidak usah dipertanyakan. Guru yang naik golongannya, sudah bisa dipastikan dia adalah guru yang profesional.

“PAK bisa didapatkan dari mengikuti seminar, pendidikan dan pelatihan (Diklat) atau karya ilmiah. Kepala sekolah harus terus melakukan evaluasi tentang kualitas gurunya,” tuturnya.

Ditempat yang sama, Kepala UPT Pendidikan TK dan SD Kecamatan Tapos, Ajid menuturkan, guru harus bisa mengikuti perkembangan zaman. Karena perkembangan zaman, tidak terlepas dari dunia pendidikan. Daerah yang sudah maju, bisa dipastikan dunia pendidikannya sudah maju dan berlangsung dengan baik.

“Dunia pendidikan harus bersinergi dengan perkembangan zaman, dan sebaliknya. Oleh karena itu, guru harus bisa memajukan dunia pendidikan, untuk meningkatkan kualitas dari sebuah negara,” katanya. (peb/radardepok)