Legislator Jadi Kunci Pemenangan

FOTO 8.JPGPOJOKJABAR.id, DEPOK Tahapan kampanye di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Depok telah dimulai. Dua kubu pasangan calon (paslon) Dimas Oky Nugroho-Babai Suhaimi dan Muhammad Idris-Pradi Supriatna menabuh ggenderang perangh. Ya, kedua timses masing-masing calon mulai menggeber sosialisasi ke masyarakat ihwal jagoannya di pilkada. Tak terkecuali para wakil rakyat.

Direktur Eksekutif Indonesia Sosial Media Politica (Indosmep), Aprikie Putra Wijaya mengungkapkan, peranan para legislator di pilkada  Depok sangat siginifikan. Terutama mereka yang duduk di DPRD Kota Depok.

Menurutnya, mereka sejatinya telah memiliki basis massa ketika pemilihan legislatif kemarin. Dan ketika si legislator mampu me-maintenance (merawat) konstituennya, kata dia, hal ini bisa memperkuat jaringan suara di grassroot (akar rumput). gPersoalannya sekarang adalah apakah ikatan dewan dengan para konstituennya masih solid atau tidak,h beber dia kepada Radar Depok.

Riki-sapaannya- menjelaskan, kelihaian anggota dewan dalam menguatkan loyalitas konstituennya bisa menjadi kunci pemenangan paslon. gSetidaknya ini meringankan timses. Karena basis massa yang sifatnya kultural, bisa diamankan mereka (dewan),h ungkap dia.


Dengan demikian, papar Riki, timses kedua paslon bisa fokus bagaimana menggarap pemilih-pemilih yang selama ini sulit terjangkau. Misalnya, kaum pemilih pemula dan  mereka yang apatis terhadap politik.     gIngat, karakteristik pemilih Depok ini mayoritas kaum urban. Tingkat evaluasi pemilihnya cukup kritis. PR untuk timses, bagaimanya menggerakan mesin partai untuk memobilisasi massa dari kalangan pemilih urban dan apatis,h tegas dia.

Hal senada diutarakan Pengamat Politik dari Skala Survei Indonesia, Abdul Hakim. Ia menjelaskan, secara bargaining politik, masing-masing paslon memiliki keuntungan. Dimas-Babai misalnya, cukup punya modal bagus lantaran disokong koalisi ggemukh.

gTinggal konsolidasinya diperkuat. Semua elemen timses, terutama anggota dewan berkotimen penuh mendukung paslon. Karena dengan kekuatan di parlemen sekarang, mereka punya nilai plus tersendiri. Asalkan itu tadi, para konstituen dewan bulat dan bisa diyakinkan,h cetus dia ketika dikonfirmasi Radar Depok, semalam.

Pun Idris-Pradi. Sekalipun hanya disokong, Gerindra, PKS, serta Demokrat, paslon ini memiliki keuntungan dengan mesin partai PKS.    gTidak bisa diragukan, basis massa PKS solid. Mesin pertai mereka sulit untuk digoyang. Ditambah lagi figur Idris dan Pradi. Keduanya sudah dikenal publik. Ini jelas bisa menjadi senjata utama untuk merebut hati masyarakat. Tak menutup kemungkinan konsituen dewan di kubu Dimas-Babai bisa beralih,h ungkap dia.

FOTO 8..Tiga Jalan Utama Haram Ada APK

Sementara itu, Komisi Pemilihan Umum Kota Depok menetapkan tiga jalan protokol yang diharamkan untuk kampanye dan harus bersih dari alat peraga kampanye (APK). Ketiganya adalah Jalan Margonda, Arif Rahman Hakim, dan Juanda.

Anggota KPU, Nana Shobarna, mengatakan telah mendapatkan rekomendasi dari pemerintah kota bahwa di tiga jalan protokol itu dilarang ada aktivitas kampanye dan pemasangan atribut partai. “Sudah diberi tahu kepada masing-masing calon untuk mematuhinya,” ucap Nana.

Ia berujar, hingga tiga hari setelah diperbolehkan untuk berkampanye, kedua pasangan belum mengambil kesempatan tersebut. KPU memberikan waktu kampanye tiga bulan lebih, dari 27 Agustus sampai 5 Desember 2015.

Sedangkan 6-8 Desember adalah masa tenang kampanye, dan 9 Desember 2015 waktu pemungutan suara.

Kedua pasangan hanya diberikan satu kali melakukan kesempatan rapat terbuka, dengan waktu yang ditentukan oleh mereka sendiri. “Tapi, sejauh ini, di Depok belum ada tanda-tanda mereka daftar kampanye,” tuturnya.

Ia meminta kedua pihak bisa mematuhi aturan berkampanye dan tidak memasang atribut kampanye di ketiga jalan yang telah ditentukan tersebut.

KPU Depok telah menyediakan dua spanduk di setiap kelurahan, 20 umbul-umbul di setiap kecamatan, dan lima baliho kedua pasangan calon, yang ditempatkan di lokasi strategis. “Jadi jangan pasang alat peraga sendiri, sudah disediakan,” katanya.(mam/yan/ret/radardepok)