Koperasi Rawa Belor Gandeng Gundar

SILATURAHIM : Wakil walikota Depok, Lurah Bojongsari, pengurus Koperasi Rawa Belor dan civitas Univ Gunadarma foto bersama usai mengadakan halal bihalal di RT2/8 Kelurahan/Kecamatan Bojongsari, kemarin.
SILATURAHIM : Wakil walikota Depok, Lurah Bojongsari, pengurus Koperasi Rawa Belor dan civitas Univ Gunadarma foto bersama usai mengadakan halal bihalal di RT2/8 Kelurahan/Kecamatan Bojongsari, kemarin.
SILATURAHIM : Wakil walikota Depok, Lurah Bojongsari, pengurus Koperasi Rawa Belor dan civitas Univ Gunadarma foto bersama usai mengadakan halal bihalal di RT2/8 Kelurahan/Kecamatan Bojongsari, kemarin.

POJOKJABAR.id, DEPOK –¬†¬†Guna meningkatkan sumber daya manusia (SDM) ditubuh Koperasi Kampung Belor. Kemarin, koperasi yang terletak di RT2/8 Kelurahan/Kecamatan Bojongsari menggandeng Universitas Gunadarma (Gundar), sekaligus dibalut dengan acara halal bihalal.

Ketua Koperasi Rawa Belor, Heru Widiyarto mengatakan,kerjasama berupa bimbingan dan pelatihan yang diberikan Universitas Gunadarma sudah berlangsung sejak enam bulan lalu. “Mereka punya program dan bersinergi dengan kami untuk memberdayakan masyarakat, khususnya anggota kami,” kata Heru usai menggelar halal bihalal.

Dia mengungkapkan, saat ini fokus pada memberdayakan masyarakat, khususnya anggota yang bergerak di Kelompok tani yang produksinya belum maskimal. ‘Kami ingin tingkatkan, dan ibu-ibu akan kami arahkan untuk membuat kelompok wanita tani dengan industri kreatifnya,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut dia, ada Kelompok budidaya ikan yang memproduksi ikan hias dan bergerak di pertanian serta tanaman hias. “Enam bulan ini dari Gunadarma membimbing tenang managemen dan keuangan. Acara ini juga yang mengelola adalah anggota sendiri,” papar Heru.


Dia menambahkan, selanjutnya di September Gunadarma akan membimbing lebih kemanagemen pembuatan rencana kerja, mulai dari jangka pendek, menengah dan panjang. “Supaya ada target yang dicapai dan peningkatan produksi dari anggota,” tandasnya.

Lurah Bojongsari, Sumarna mengatakan, pihaknya terus berupaya dalam menggali potensi dan mencari kelemahan yang ada di wilayah Kelurahan Bojongsari. “Seperti RTLH, kami bertahap mengajukan. Sekarang ada potensi industri kreatif, budidaya ikan dan tanaman hias,” kata Sumarna.

Hal ini, lanjut dia, perlu didorong dan dikembangkan melalui instansi dan OPD terkait. Sehingga potensi yang ada bisa dimaksimalkan dengan baik. “Terima kasih kepada Gunadarma yang mau membimbing kelompok usaha dan koperasi yang ada di Kelurahan Bojongsari,” tandasnya.

Sementara, Wakil Walikota Depok, Muhammad Idris mengucapkan terima kasih kepada seluruh yang hadir dan berinisiasi untuk mendorong kedigdayaan ekonomi masyarakat yang sejahtera. “Koperasi orientasinya kesejahteraan anggota. Dari sini dapat menjadi dorongan dan kerja pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat,” ucap Idris.

Kedepannya, pemerintah ingin mewujudkan Kemandirian ekonomi di Kota Depok. Salah satunya dengan membuat regulasi dari otonomi daerah. “Seperti hasil industri kreatif di Depok harus dipergunakan di perkantoran dan instansi yang ada di Depok,” tuturnya.

Karena, lanjut dia, jangan sampai warga Depok yang membuat, tetapi malah dibeli dan dimanfaatkan orang luar Depok. Seperti ikan hias di Bojongsari yang hasil produksinya sampai diekspor ke mancanegara. Sementara di kantor OPD dan perkantoran swasta tidak ada.

“Harus dibuat regulasi agar mereka mau menggunakan produk lokal Depok. Tapi harus ditingkatkan dulu kualitasnya,” tutupnya. (cky/radardepok)