Sosialisasi IMB Dinilai Salah Sasaran

HABIS SOSILAISASI : Sejumlah anggota DPRD Depok Dapil BCL, Camat Limo Haki Siregar, lurah dan LPM foto bersama selepas acara sosialisasi IMB, kemarin.
HABIS SOSILAISASI : Sejumlah anggota DPRD Depok Dapil BCL, Camat Limo Haki Siregar, lurah dan LPM foto bersama selepas acara sosialisasi IMB, kemarin.
HABIS SOSILAISASI : Sejumlah anggota DPRD Depok Dapil BCL, Camat Limo Haki Siregar, lurah dan LPM foto bersama selepas acara sosialisasi IMB, kemarin.

POJOKJABAR.id, DEPOK – Merasa sejauh ini masih banyak bangunan yang belum mengurus izin mendirikan bangunan (IMB). Kemarin, empat wakil rakyat daerah pemilihan (Dapil) Beji, Cinere dan Limo (BCL) serta Dinas Tata Ruang dan Pemukiman (Distarkim) menyosialisasikan peraturan daerah (Perda) Nomor 13 Tahun 2013 tentang IMB di Aula Kecamatan Limo, kemarin.

Menurut Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Meruyung, Muhtadin Tyas, sosialisasi ini sangat tidak tepat sasaran kalau yang diundang warga dan kader. Seharusnya pemilik bangunan yang ada di Limo belum mengantongi IMB, dan seluruh ketua lingkungan ikut diundang.

Mengingat, sambung dia itu lebih mengena. Malah pemilik bangunan bisa-bisa langsung mengurus IMB, karena merasa IMB itu penting. Dan kaitannya dengan ketua lingkungan, tentunya ketua RT dan RW lebih tahu dengan kondisi dilapangan. Jadi jika ditemukan ada bangunan yang belum meiliki IMB dapat melaporkan ke kelurahan atau kecamatan. “Kurang tepat sasaran. Seharusnya pemilik bangunan yang datanya ada di Distarkim dipanggil atau diundang dalam sosialisasi tersebut,” bebernya kepada Radar Depok, kemarin.

Menambahkan Tyas, Ketua LPM Grogol, Nur Ali menyebutkan, sosialisasi ini hanya formalitas. Jika memang mau sosialisasi, seharusnya melihat peluang dan efek dari sosialisasi tersebut. Semisalnya, mengundang pemilik bangunan yang belum ber-IMB. Itu lebih ada efeknya. Ketimbang membeberkan perda tersebut kepada warga dan kader. “Kedepan kalau mau ada sosialisasi yang sifatnya mendesak baiknya mengundang yang mau disasar. Agar ada imbas dari sosialisasi tersebut,” tegas Bacung -sapaan Nur Ali-.


Sementara itu, Camat Limo, Hakim Siregar mengaku, sangat terbantu dengan adanya sosialisasi ini. Dia berharap warga yang hadir dapat mengimplementasikan di lingkungan. “Terima kasih sekali adanya sosialisasi ini. Semoga bermanfaat,” singkat Hakim.

Patauan Radar Depok, dalam sosialisasi tersebut dihadiri kurang lebih 60 warga. Dan empat dewan yang hadir : Muhammad HB, T Farida Rachmawati, Tajudin Tabri dan Nurjaman. Tak luput juga hadir lurah dan LPM se-Kecamatan Limo.(hmi/radardepok)