Tank TNI Masuk Kampus UI

TERPUKAU : Seorang pelajar menaiki tank Anoa buatan PT Pindad yang dimiliki TNI. Tank ini merupakan satu dari sekian banyak Alutsista yang dipamerkan TNI di Universitas Indonesia. Acara pameran ini digelar sejak kemarin hingga hari ini dalam rangka HUT ke-70 TNI pada 5 Oktober nanti.
TERPUKAU : Seorang pelajar menaiki tank Anoa buatan PT Pindad yang dimiliki TNI. Tank ini merupakan satu dari sekian banyak Alutsista yang dipamerkan TNI di Universitas Indonesia. Acara pameran ini digelar sejak kemarin hingga hari ini dalam rangka HUT ke-70 TNI pada 5 Oktober nanti.
TERPUKAU : Seorang pelajar menaiki tank Anoa buatan PT Pindad yang dimiliki TNI. Tank ini merupakan satu dari sekian banyak Alutsista yang dipamerkan TNI di Universitas Indonesia. Acara pameran ini digelar sejak kemarin hingga hari ini dalam rangka HUT ke-70 TNI pada 5 Oktober nanti.

POJOKSATU.id, DEPOK – Aura militer sangat terasa di Universitas Indonesia sejak kemarin. Kondisi ini lain dari biasanya. Kawasan Jalan Boulevard UI berubah bak arena perang. Sejumlah tank dan berbagai senjata yang biasa digunakan TNI mejeng di kampus yang berlokasi di Kecamatan Beji ini.

Bukan sebagai upaya pencegahan huru-hara, beragam alat utama sistem persenjataan (alutsista) tersebut sedang dipamerkan. Kegiatan ini merupakan salah satu agenda menjelang perayaan HUT TNI ke-70 pada 5 Oktober. Dengan diikuti empat belas kesatuan dibawah Kodam Jaya.  Berbagai alutsista itu pun menjadi ornamen pelengkap selfie para mahasiswa dan dosen UI. Pameran rencananya digelar hingga hari ini.
Kepada awak media, Pangdam Jaya Letjen TNI Jendral Agus Sutomo mengatakan kegiatan perayaan menyambut ultang tahun ini juga dilaksanakan di tiap-tiap Kodam. “Pameran alutsista juga bertujuan menunjukan persenjataan TNI kepada masyarakat. Khususnya para mahasiswa,” kata Agus usai membuka acara di Kampus UI, kemarin.
Ia menjelaskan, mahasiswa tidak hanya perlu belajar akademis, tetapi juga berbagai hal lain. Dengan melihat alutsista tersebut, kata Agus, mahasiswa bisa paham soal sistem ketatanegaraan keamanan dan pertahanan. “Jadi, di hari kemudian bisa sumbang saran. Di antara para mahasiswa pasti ada yang mengelola negeri ini. Dengan demikian, wawasan yang dimiliki dapat jadi referensi bagi mereka jika sudah jadi pengelola negeri,” tambah Agus.

Dalam acara pembukaan kemarin, turut hadir jajaran Muspida Kota Depok. Di antaranya Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail, Dandim 0508, Letnan Kolonel Infanteri Santosa, serta Rektor Universitas Indonesia, Muhammad Anis.

Agus mengklaim, sistem pertahanan RI kuat dan profesional. Meski demikian, dia menegaskan, TNI harus melakukan modernisasi alutsista serta menyiapkan SDM yang tangguh.


“Alutsista modern dan menyiapkan prajuritnya. Kita juga menyiapkan SDM supaya bisa mengoperasikannya dengan profesional,” tutur Agus
Sementara itu, Rektor UI Muhamad Anis mengatakan lembaganya juga telah mengadakan riset dan penelitian untuk pembuatan alutsista dan sistem pertahanan. Bahkan, UI telah menciptakan baju anti peluru dan radar serta sensor untuk membantu sistem pertahanan negara ini.
“Kami sudah membuat material anti peluru. Bahkan pembuatan tank pindad kami juga terlibat disana,” ujarnya.(kan/radardepok)