Legalitas Tanah SDN Meruyung Sekelas Kades

LEGALITAS TANAH : Inilah legalitas tanah SDN Meruyung yang hingga kini sebatas surat keterangan kepala desa.
LEGALITAS TANAH : Inilah legalitas tanah SDN Meruyung yang hingga kini sebatas surat keterangan kepala desa.
LEGALITAS TANAH : Inilah legalitas tanah SDN Meruyung yang hingga kini sebatas surat keterangan kepala desa.

POJOKSATU.id, DEPOK – Lagi-lagi aset milik Pemkot Depok tercecer legalitasnya belum diurus. Berbekal surat keterangan kepala desa (Kades), SDN Meruyung di Jalan Masdjid Al Muhajidin Kelurahan Meruyung, Limo terancam diserobot ahli waris dan oknum yang mencari keuntungan.

Tokoh masyarakat Meruyung, Adam Maan menjelaskan, sejak dulu SDN Meruyung memang tidak memiliki legalitas yang kuat. Dan memang pada 1993 lahan itu dilakukan pembelian tanah melalui swadaya masyarakat. Hanya saja, yang dikhawatirkan apabila tiba-tiba ada ahli waris pemegang surat girik datang ingin mengambil tanahnya, itu yang menjadi pekerjaan rumah bagi dinas dan Pemkot Depok.

Sebelum terlambat, kata Maan baiknya Dinas Pendidikan dan Aset segera melakukan pembenahan, agar lahan yang kini terbangun SDN Meruyung aman dari gangguan. Menurut Maan, kalau hanya berbekal surat keterangan kepala desa kurang kuat, karena itu hanya surat penegasan bukan bukti kepemilikan. “Girik lebih kuat ketimbang surat keterang kepala desa,” tegas pria mantan Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Meruyung ini.

Terpisah, Kepala SDN Meruyung, Rusdi mengungkapkan, memang yang ada di sekolah hanya surat keterangan dari kepala desa. Dan ada satu surat bukti pelunasan pembelian tanah. Dalam surat tersebut tidak dijelaskan nilainya berapa dan legalitasnya. Adanya hal ini, Rusdi mengaku akan mencoba kordinasi dengan unit pelaksana teknis pendidikan (UPTP) TK dan SD Kecamatan Limo.


Secara legalitas, sambungnya memang sangat rawan. Rusdi khawatir jika benar terjadi, 903 siswa yang ada akan kebingungan akan  melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM). “Saya akan coba agar sekolah ini jelas legalitasnya. Total luas lahan sekolah mencapai 1.500 meter,” tandasnya.(hmi/radardepok)