Tim Idris-Pradi Siapkan Debat Kandidat

TURUN GUNUNG: Ketua Tim Gabungan pasangan calon walikota dan wakil walikota Depok Idris-Pradi, Nuroji, turut hadir di pleno pengambilan nomor, kemarin.
TURUN GUNUNG: Ketua Tim Gabungan pasangan calon walikota dan wakil walikota Depok Idris-Pradi, Nuroji, turut hadir di pleno pengambilan nomor, kemarin.
TURUN GUNUNG: Ketua Tim Gabungan pasangan calon walikota dan wakil walikota Depok Idris-Pradi, Nuroji, turut hadir di pleno pengambilan nomor, kemarin.

POJOKSATU.id, DEPOK – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok menetapkan pasangan Dimas Oky Nugroho dan Babai Suhaimi nomor urut satu di Pilkada Depok 2015. Sementara pasangan M. Idris Abdul Shomad dan Pradi Supriatna mendapatkan nomor urut dua. Pengundian nomor urut dilakukan di Hotel Bumi Wiyata, Jalan Margonda Raya, Selasa (25/8).

Ada pemandangan menarik dalam pengundian ini. Tampak anggota DPR RI sekaligus politikus kawakan Partai Gerindra, Nuroji, yang ikut menyaksikan prosesi pengundian nomor urut kedua pasangan calon. Nuroji tampak turun mengawal gabungan partai pengusung Idris-Pradi.

“Saya mulai intens turun sekarang, karena ditunggu teman-teman internal Gerindra untuk lebih memacu semangat. Maka saya putuskan untuk datang di kegiatan ini dan memilih izin memimpin rapat di DPR RI,” kata Nuroji kepada Radar Depok, usai pleno pengundian nomor urut pasangan.

Nuroji mengaku sempat tidak hadir dalam rapat gabungan tim. Bahkan saat penetapan SK resmi paslon di KPU Kota Depok, Senin (24/8), dirinya juga tidak tampak dalam barisan pendukung.


“Kemarin memang di beberapa kegiatan saya belum turun, karena kesibukan di Senayan (gedung DPR RI, red). Tetapi sekarang saya akan turun, saya sayang kepada Gerindra,” tuturnya.

Nuroji masih ingat betul pengalaman pahit saat menjadi tim pemenangan di Pilkada 2010. Karenanya, di pilkada kali ini moment kegagalan itu tidak mau ia rasakan untuk kali kedua.

“Pesan saya kepada calon adalah komitmen dan hargai tim. Calon harus mau mendengarkan tim. Bila calon punya relawan, mohon disinkronkan juga dengan tim,” katanya, memberi masukan.

Pihaknya, kata dia, terus menyosialisasikan sosok Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Ini dilakukan agar seluruh kader dapat menyatukan kesolidan.

“Kalau calon kita sudah populer, sekarang tinggal yang dikejar elektabilitas. Kami punya cara sendiri, nggak perlu mengadakan kegiatan jalan santai, sebab kegiatan itu tidak tepat sasaran. Hanya meningkatkan popularitas, tetapi belum untuk elektabilitas,” sebut Nuroji.

Tim Gabungan, kata Nuroji, tengah menggodok Idris-Pradi untuk persiapan debat kandidat. Nuroji mengatakan, penggodokan tersebut menitikberatkan pada retorika, keilmuan, konten dan strategi debat. “Kami terus godok keduanya oleh tim khusus dari PKS dan Gerindra,” ujar Nuroji.

Debat publik kandidat akan berlangsung beriringan dengan masa kampanye, yakni pada 27 Agustus – 5 Desember 2015. Debat publik akan mengukur kapasitas pasangan dalam meyakinkan calon pemilih.

Nuroji meyakini Idris memiliki kemampuan penyampaian mumpuni seiring dengan latar belakangnya sebagai dosen dan tokoh masyarakat. Adapun Pradi, tak jarang kerap terjun di dunia kepemudaan dan keolahragaan di Depok.

Menurutnya, terkait strategi kampanye yang akan dilakukan, tim tidak akan terlalu mengerahkan kegiatan terbuka. Dia mengklaim jika popularitas Idris-Pradi jauh meninggalkan Dimas-Babai.

“Kami hanya perlu meningkatkan elektabilitas. Kalau popularitas saya kira kami sudah dapat. Jadi tidak perlu mengadakan kegiatan seperti gerak jalan santai,” tukas Nuroji. (ret/radardepok)