“Satu atau Dua Sama Saja”

Pasangan Dua calon Idris - Dimas mengambil nomor urut hari ini. Sebab, tahapan tersebut hanyalah pelengkap menuju gerbang penyelenggaraan pilkada.
Pasangan Dua calon Idris - Dimas  mengambil nomor urut hari ini. Sebab, tahapan tersebut hanyalah pelengkap menuju gerbang penyelenggaraan pilkada.
Pasangan Dua calon Idris – Dimas mengambil nomor urut hari ini sebagai pelengkap menuju gerbang penyelenggaraan pilkada.

Dimas dan Idris Resmi jadi Kontestan Pilkada

POJOKSATU.id, DEPOK Pasca resmi ditetapkan sebagai pasangan calon (paslon) walikota dan wakil walikota, kedua paslon hari ini dijadwalkan mengikuti tahapan pengambilan nomor urut di Hotel Bumi Wiyata. Baik kubu Dimas Oky Nugroho-Babai Suhaimi maupun Idris Abdul Somad-Pradi Supriatna mengaku nothing to lose soal nomor urut. Mereka yakin, berapapun nomor paslon adalah sebuah pertanda keberuntungan.

      “Mau satu atau dua disyukuri saja. Bagi kami, Dimas-Babai, siap menerimanya. Satu oke, dua tetep oke,” ujarnya kepada Radar Depok disela-sela acara penetapan paslon di Kantor KPU Kota Depok, Senin (24/8).

Dimas mengatakan, tak ada persiapan khusus jelang pengambilan nomor urut hari ini. Sebab, tahapan tersebut hanyalah pelengkap menuju gerbang penyelenggaraan pilkada.

“Ibaratnya penanda kontestan pilkada. Kami memaknainya sama saja. Angka satu dan dua punya filosofi yang sama-sama baik. Jadi nomor berapapun yang diterima besok, kami sikapi sebagai sesuatu yang positif,” papar pria berkacamata ini.

Hal senada diungkapkan Idris Abdul Somad. Calon walikota yang diusung Gerindra-PKS ini santai saat dimintai komentarnya ihwal nomor urut. Kepada Radar Depok, Idris mengaku pasrah apakah dirinya mendapat nomor satu ataupun dua. “Lihat saja besok (hari ini) berapa yang kami dapat,” tambah dia.


Pun ketika awak media ini meminta tanggapannya andai diminta memilih angka satu maupun dua. Sambil berkelakar, Idris menegaskan kemungkinan pengambilan nomor urut besok sudah jelas. “Yang pasti bukan (nomor urut) tiga,” tegasnya.

Seperti diketahui, kemarin Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok kemarin resmi menetapkan pasangan Dimas-Babai serta Idris-Pradi sebagai kontestan Pilkada Depok 9 Desember mendatang. Keputusan tersebut disahkan melalui SK KPU Kota Depok nomor 53/KPTF/KPU-KOTA/011/329181/2015 tentang penetapan pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Depok 2015.

Dimas-Babai diusung empat parpol, yakni PDIP, PAN, NasDem, dan PKB. Sedangkan Idris-Pradi disokong Gerindra serta PKS.

Sementara parpol lainnya yaitu Golkar, PPP, mendukung Dimas-Babai. Sedang Demokrat, memberikan dukungannya di detik-detik terakhir kepada pasangan Idris-Pradi. Adapun Hanura belum menyatakan sikap akan mendukung siapa di pilkada mendatang.

      Ketua KPU Kota Depok, Titik Nurhayati mengatakan, kedua paslon sah menjadi peserta Pilkada Depok 2015. Keputusan itu berlaku sejak ditetapkan. Apabila ada kekeliruan, kata Titik, pihaknya  akan segera meluruskan sebagaimana mestinya.

“Setelah penetapan hari ini (kemarin) sesuai amanat KPU bahwa untuk paslon yang berlatar belakang TNI, Polri, PNS maupun anggota DPRD harus mengundurkan diri. Surat keputusan pemberhentiannya harus disampaikan ke KPU dan salinannya diberikan ke Panwaslu selambat-lambatnya 60 hari. Mohon kedua pasangan calon memperhatikan itu,” ungkap dia.

Ia memaparkan, kedua paslon antara lain Dimas Oky Nugroho bersama Babai Suhaimi diusung oleh partai politik yakni PDI Perjuangan (11 kursi), PAN (6 kursi), PKB (1 kursi) dan Partai NasDem (1 kursi). Jika ditotalkan maka dukungan paslon tersebut mencapai 38 persen. “Sedangkan paslon Idris Abdul Shomad bersama Pradi Supriatna diusung oleh partai politik yakni PKS (6 kursi) dan Partai Gerindra (9 kursi) atau dengan jumlah 30 persen dukungan,” tutupnya.(mam/ret/radardepok)