Walikota Harapan Ketua PGRI Kecamatan Pancoranmas, Suhyana

LOGO PGRI

 

LOGO PGRI
LOGO PGRI

Ditunggu Program Berbasis Kebutuhan Masyarakat

POJOKSATU.id, DEPOK – Memiliki program berbasis kebutuhan masyarakat, itu yang menjadi salah satu harapan dari Ketua PGRI Kecamatan Pancoranmas, Suhyana untuk walikota di periode 2016 – 2021. Dengan mengusung program itu, bisa dipastikan walikotanya akan dicintai oleh masyarakat, karena mementingkan kebutuhan masyarakat secara umumnya.

”Jadi, dengan mengusung program kebutuhan masyarakat tersebut, tentunya tidak serta merta langsung membuat sebuah kebijakan yang diperuntukan bagi masyarakat. Tetapi, harus tahu segala permasalahan yang ada di masyarakat Kota Depok,” ucapnya kepada Radar Depok.

Suhyana menjelaskan, pemimpin memang harus mengetahui dahulu permasalahan yang ada di masyarakat seperti apa. Setidaknya melakukan penelitian terlebih dahulu terhadap masyarakat yang dipimpinya. Kemudian melakukan pendalam dengan literatur-literatur yang ada, dan disesuaikan kembali dengan kondisi di masyarakatnya seperti apa dalam mengambil kebijakannya.

”Intinya pemimpin yang berani untuk menerapkan dan menjalankan peraturan yang berlaku. Karena, peraturan tersebut tentunya dibuat dengan landasan untuk menciptakan suasana yang aman, nyaman dan sejahtera,” katanya.


Selain itu, diharapkan walikota terpilih nanti bisa jujur dan amanah. Karena, dengan menerapkan dua prinsip tersebut dalam menjalankan pemerintahannya, kesejahteraan masyarakat akan tercipta dengan sendirinya.

”Memilih walikota nanti, tidak hanya dari program yang dibuatnya, tetapi apa yang sudah dikerjakannya dan bagaimana mereka memegang amanah dari masyarakat dengan kejujuran,” katanya.

Suhyana berpendapat, masyarakat sekarang ini sangat cerdas dalam menilai pemimpin yang baik. Mereka mampu mengevaluasi kinerja seorang yang akan dipilih nanti. “Masyarakat sangat paham betul dengan pemimpin yang ada, cuma mereka enggan terlibat langsung dalam dunia politik,” tuturnya.

Sedangkan, berkaitan dalam dunia pendidikan, Suhyana berharap walikota nanti bisa terus eksis dalam dunia pendidikan. Serta juga memahami tentang delapan standar pendidikan, yakni standar kompetensi kelulusan, isi, proses pendidikan, pendidik dan tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pengelolaan, pembiayaan pendidikan dan penilaian pendidikan.

”Pendidikan adalah salah satu hal yang menjadi penentu kemajuan suatu daerah, dan pemimpin yang nanti harus sadar akan hal tersebut, dan bisa menjadikan pendidikan sebagai sesuatu yang prioritas dikembangkan,” jelasnya. (cr4/radardepok)