Orang Depok buat Aplikasi Sejarah Indonesia Berbasis Android

Foto/IST: Warga Tanah Baru, Kecamatan Beji, Muhammad Miftah Firdaus menggenggam smartphone, untuk menujukkan Aplikasi Sejarah Indonesia
Foto/IST: Warga Tanah Baru, Kecamatan Beji, Muhammad Miftah Firdaus menggenggam smartphone, untuk menujukkan Aplikasi Sejarah Indonesia
Foto/IST: Warga Tanah Baru, Kecamatan Beji, Muhammad Miftah Firdaus menggenggam smartphone, untuk menujukkan Aplikasi Sejarah Indonesia

Sempat diunduh 30 ribu Orang, Berawal Karena Ikut Lomba

Empat lulusan Universitas Gunadarma, masing-masing Muhammad Miftah Firdaus, Rachmat Efendi, Alif Anandito, dan Syifa Rizki Amanda berhasil mengembangkan aplikasi yang mengambil tema sejarah Indonesia. Dengan nama pengembang Ragam Media Teknologi, aplikasi yang bisa didapatkan secara gratis di Google Play Store itu, telah diunduh sekitar 30.000 pengguna android.

LAPORAN: RETNO YULIANTI

Miftah yang merupakan warga Tanah Baru, Beji menceritakan, awalnya pada tahun 2012, dirinya dan ketiga kawannya yang berasal dari Jurusan Sistem Informasi, membetuk tim untuk mengikuti lomba-lomba aplikasi.

Kemudian, muncul ide pengembangan aplikasi yang berawal dari ide Rachmat Efendi. Untuk merancang aplikasi sejarah Indonesia.

“Kami setuju dengan ide tersebut, karena kami sendiri juga memiliki pengetahuan sejarah yang minim. Aplikasi Sejarah Indonesia ini pernah ikut lomba di Bandung Digital Valley,” kata pria hitam manis tersebut.

Tujuan menggagas  pembuatan aplikasi itu adalah untuk membantu orang-orang belajar sejarah. Pria 22 tahun tersebut mengaku kurang tertarik pada sejarah sejak kecil. Karena itu, aplikasi tersebut juga dijadikannya pendorong dirinya untuk mempelajari sejarah.


“Jadi dengan kami develop aplikasi ini, dapat mendorong diri masing-masing untuk melek sejarah Indonesia melalui genggaman (smartphone android), pun kepada saya agar lebih tertarik sejarah,” tuturnya.

Miftah yang kini bekerja di DesktopIP ini, menilai jika Sejarah Indonesia adalah aplikasi yang berisi tentang peristiwa sejarah, cerita pahlawan, dan tempat-tempat bersejarah.

Memanfaatkan geo tagging dengan bantuan GPS pada perangkat ponsel, fitur Telusuri bisa mendeteksi lokasi pengguna dan melihat peristiwa bersejarah apa yang ada di sekitar pengguna dalam jarak 15 kilometer. Dengan demikian, pengguna bisa mencari tempat atau peristiwa sejarah di sekitarnya.

“Aplikasi ini sebelumnya sudah di upload di play store dan sudah diunduh sekitar 30 ribu orang. Namun untuk sekarang lagi di unpublished, karena aplikasi Sejarah Indonesia sedang dalam perbaikan sehingga untuk sementara tidak tersedia di Play Store,” tandasnya. (*/radardepok)