Mau Berenang, Balita Tewas

DUKA MENDALAM : Dewi, korban perampokan di kawasan SPBU Kebayunan Tapos harus menjalani perawatan intensif di RS Sentra Medika Cimanggis, Minggu (23/8) malam.
DUKA MENDALAM : Dewi, korban perampokan di kawasan SPBU Kebayunan Tapos harus menjalani perawatan intensif di RS Sentra Medika Cimanggis, Minggu (23/8) malam.
DUKA MENDALAM : Dewi, korban perampokan di kawasan SPBU Kebayunan Tapos harus menjalani perawatan intensif di RS Sentra Medika Cimanggis, Minggu (23/8) malam.

Jadi Korban Perampokan

POJOKSATU.id, DEPOK – Mata Dewi masih berkaca-kaca. Badannya masih lemas dan tak berdaya saat menjalani perawatan intensif di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Sentra Medika Cimanggis, Minggu (23/8) malam.

Dewi masih tak percaya niatannya mengisi liburan akhir pekan malah berujung duka. Kemarin pagi, keponakan kesayanganya, Aditya Revan (3) tewas dalam sebuah insiden perampokan yang dialami Dewi.

Cerita berawal ketika Dewi beserta orang tuanya, Dudung (50) hendak pergi ke Kolam Renang Katumba di kawasan Tapos . Mereka sejatinya akan berenang bersama untuk melepas penat. Singkat kata, begitu sampai SPBU Kebayunan, Tapos sekitar pukul 08:30, Dudung lantas melipir untuk mengisi bensin.

          ”Pas saya masuk ke Pom (Bensin), saya gak liat motor Dewi. Dia rupanya jalan duluan. Dia posisinya lagi bonceng cucu saya (Aditya),” ujarnya kepada Radar Depok ditemui di RS Sentra Medika tadi malam.

Dudung menjelaskan, begitu keluar dari SPBU, Ia kaget mendapati Dewi dan Aditya tersungkur ke selokan. “Sudah jatuh kondisinya. Lokasinya gak jauh (dari SPBU). Saya syok, mereka sudah berlumuran darah,” jelas dia.


Akibat dari perisitwa ini, tas dewi yang berisi uang tunai sekitar Rp3 juta raib dibawa kabur. Selain itu, para pelaku juga mengambil ponsel pintar serta atm korban. Sementara motor Honda Vario korban tak dibawa pelaku.

Dudung menjelaskan, berdasarkan informasi warga setempat, Dewi menjadi korban perampokan. Para pelaku, kata Dudung, mendorong motor Dewi begitu mereka mendekati korban. “Jadi sudah diintai, karena memang Dewi bawa motor gak begitu kencang,” tambahnya.

Selepas itu, korban sempat dilarikan ke rumah sakit di kawasan Bogor. Namun lantaran penuh, Dewi dan Aditya lantas dilarikan ke RS Sentra Medika Cimanggis.

”Pertama-tama sempat di klinik terdekat. Setelah itu ke Bogor, balik lagi ke Sentra (Medika). Awalnya juga gak bisa karena penuh, tapi untungnya akhirnya bisa. Kalau cucu (Aditya) meninggal di tempat,” ungkap dia dengan terbata-bata.

Hingga berita ini diturunkan, jajaran Polsek Cimanggis masih melakukan penyelidikan.(kan/bry/radardepok)