Sekar Peni Dijadikan Memandikan Jenazah

LATIH : Instruktur Amil KUA Kecamatan Panncoranmas berikan pelatihan kepada perwakilan majlis talim dan pengurus DKM se- Kecamatan Pancoranmas tentang tata cara pemandian jenazah. Kemarin.
LATIH : Instruktur Amil KUA Kecamatan Panncoranmas berikan pelatihan kepada perwakilan majlis talim dan pengurus DKM se- Kecamatan Pancoranmas tentang tata cara pemandian jenazah. Kemarin.
LATIH : Instruktur Amil KUA Kecamatan Pancoranmas berikan pelatihan kepada perwakilan majlis talim dan pengurus DKM se- Kecamatan Pancoranmas tentang tata cara pemandian jenazah. Kemarin.

POJOKSATU.id, DEPOK-Tanpa tedeng aling-aling Gedung Sekar Peni Kelurahan/Kecamatan Pancoranmas, dijadikan tempat pemandian jenazah hingga mengkafani, kemarin. Tapi tunggu dulu, gedung pertemuan tersebut bukan lagi melasanakan prosesi yang sebenarnya, namun sedang melangsungkan pelatihan tata cara memandikan jenazah sesuai syariat agama.

Penyuluh KUA Pancoranmas, Uung Ainun Najib menjelaskan, pelatihan memandikan jenazah perlu diberikan kepada masyarakat. Selain masyarakat mengetahui tata cara memandikan jenazah, juga ada regenerasi petugas memandikan jenazah.

“Keberadaan amil dinilai perlu di tengah masyarakat, sebab amil merupakan kepanjangan tangan KUA non PNS,” ungkapnya kepada Radar Depok, kemarin.

Menurutnya, pengetahuan tentang cara memandikan jenazah merupakan salah satu kebutuhan umat, karena memandikan jenazah salah satu kewajiban umat Islam sebelum jenazah dimakamkan. Uung berharap, masyarakat yang mendapatkan pelatihan memandikan jenazah dapat mempraktekanya dengan baik ditengah masyarakat. Sehingga tidak ada lagi jenazah harus menunggu lama dimandikan, lantaran keterbatasan petugas memandikan jenazah. “Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak kecamatan yang telah memfasilitasi pelatihan memandikan jenazah kepada masyarakat,” katanya.

Camat Pancoranmas, Utang Wardaya mengatakan, memandikan jenazah merupakan fardu kifayah  yang dilakukan masyarakat ahli waris maupun tokoh masyarakat harus mengetahui cara memandikan jenazah. “Dengan pelatihan ini, masyarakat tidak sulit mencari Amil memandikan jenazah,” ujar Utang.


Utang menuturkan, adanya keterbatasan petugas memandikan jenazah diwilayahnya membuat pihak kecamatan mencari solusi atas permasalahan tersebut. Dengan dibantu KUA Pancoranmas, Utang meminta perkawilan dibeberapa wilayah pengurus DKM dan pengajian majelis talim guna mengikuti pelatihan memandikan jenazah.

Dia berharap, dengan mengikuti pelatihan memandikan jenazah, minimal disetiap lingkungan RT memiliki petugas amil dalam memandikan jenazah. Sehingga petugas memandikan jenazah tidak dapat melaksanakan tugasnya, di lingkungan tersebut masih memiliki petugas lainnya. (cr1/radardepok)