Nota Kesepahaman Gakumdu Ditandatangani

SEPAKAT : Anggota KPU Depok Nanan Sobarna, Anggota TNI, Kapolres Depok Kombes Dwiyono, Ketua Panwaslu Depok Andriansyah, serta Kepala Kejaksaan Negeri Depok Yudha Purnawan dan Wakil Walikota Depok Idris Abdul Somad usai menandatangani nota MOU untuk menjaga keamanan Pilkada di Kejaksaan Negeri Depok Kemarin.
SEPAKAT : Anggota KPU Depok Nanan Sobarna, Anggota TNI, Kapolres Depok Kombes Dwiyono, Ketua Panwaslu Depok Andriansyah, serta Kepala Kejaksaan Negeri Depok Yudha Purnawan dan Wakil Walikota Depok Idris Abdul Somad usai menandatangani nota MOU untuk menjaga keamanan Pilkada di Kejaksaan Negeri Depok Kemarin.
SEPAKAT : Anggota KPU Depok Nanan Sobarna, Anggota TNI, Kapolres Depok Kombes Dwiyono, Ketua Panwaslu Depok Andriansyah, serta Kepala Kejaksaan Negeri Depok Yudha Purnawan dan Wakil Walikota Depok Idris Abdul Somad usai menandatangani nota MOU untuk menjaga keamanan Pilkada di Kejaksaan Negeri Depok Kemarin.

POJOKSATU.id, DEPOK – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Depok bersama Kejaksaan Negeri Depok, serta Polres Depok, kemarin, menandatangani nota kesepahaman gerakan hukum terpadu (Gakumdu) untuk mengawal jalannya Pilkada Depok, 9 Desember.

Penandatanganan dilakukan di Kantor Kejari Depok. Hadir seluruh pentolan tiga elemen (gakumdu) tersebut. Termasuk dai perwakilan pemerintah, Wakil Walikota Depok, Idris Abdul Shomad juga muncul.

Kajari Kota Depok, Yudha Purnawan Sudianto mengatakan, dalam mengawal pilkada tentunya semua lembaga (hukum) tersebut, memang harus bergerak bersama untuk mencipatakan kesuksesan.

“Sebenarnya kerjasama memang harus selalu dibangun. Dengan adanya MoU ini, artinya kami lebih ditekankan lagi, terutama mengawal pilkada nanti,” katanya kepada Radar Depok.


Dia berharap besar akan bantuan dari kepolisian untuk mengawasl jalannya persidangan, jika sewaktu waktu ada masalah yang berujung hingga ke pengadilan. “Saya berharap bantuan polisi dalam hal penjagaan sidang dan pemanggilan saksi serta terdakwa,” ungkapnya.

Lebih jauh, kata Yudha, ke depannya hajatan Pilkada Depok bisa berlangsung dengan lancar dan tanpa adanya hal-hal yang berkaitan dengan masalah hukum. “Sehingga pilkada dapat berlangsung dengan aman dan damai,” papar dia.

Kapolres Depok, Kombes Dwiyono mengungkapkan, pihaknya berharap adanya peran serta dari masyarakat Kota Dpeok sendiri dalam hal menjaga keamanan, selama jalannya pilkada nanti.

“Kami akan berusaha semampu mungkin untuk menjaga agar pilkada berlangsung aman,” katanya.

Dijelaskan Kapolres, berapapun jumlah pasukan yang diperlukan ntuk mengawal jalannya pilkada, ia akan menyanggupinya. Pasalnya hal tersebut menyangkut kesuksesan pengaman pemilu nanti.

“Jelas bagaimana pun kondisinya kami harus tetap siap mengawal kemanan pemilu. Kami juga akan mendapat bantuan tenaga dari Polda Metro Jaya,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panwaslu Kota Depok, Andriansyah menambahkan, dalam hal ini -pengawala pilkada- polres dan kejaksaan merupakan dua lembaga yang penting harus terlibat.

“Kami sadar fungsi Polres dan kejaksaan dalam mengawal keamanan pilkada sangat tinggi,” beber dia.

Andri-sapaannya-menuturkan, dengan adanya MuU ini, artinya ketiga lembaga tersebut sudah sepakat untuk berkerjasama mengawal jalannya Pilkada Depok nanti. “Tiga lembaga sudah sepakat mengawal pilkada sepuaya berjalan lancar,” tandasnya. (yan/radardepok)