Kesbangpol Target Partisipasi Pemilih 60 Persen

SIAP SUKSESKAN: Kepala Kantor Kesbangpol Taufan Abdul Fatah (tengah) siap menyukseskan Pilkada Depok 9 Desember 2015.
SIAP SUKSESKAN: Kepala Kantor Kesbangpol Taufan Abdul Fatah (tengah) siap menyukseskan Pilkada Depok 9 Desember 2015.
SIAP SUKSESKAN: Kepala Kantor Kesbangpol Taufan Abdul Fatah (tengah) siap menyukseskan Pilkada Depok 9 Desember 2015.

POJOKSATU.id, DEPOK – Demi menyukseskan pemilihan walikota dan wakil walikota Depok 2015, suasana kondusif menjadi salah satu kunci sukses, termasuk menggunakan hak pilih alias tidak golput.

     “Jangan golput, gunakan hak pilih dan datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS). Sosialisasi dan peningkatan partisipasi pemilih ini merupakan salah satu dari tugas Kesbangpol,” ucap Kepala Kesbangpol Kota Depok, Taufan Abdul Fatah, di ruang kerjanya, Kamis (20/8).

Dia menuturkan, peningkatan partisipasi yang ditargetkan sebesar 60 persen. Angka tersebut diambil dengan merujuk dari jumlah partisipasi pada Pilkada 2010 yang berada di angka 51 persen partisipasi masyarakat Depok.

“Maka seluruh pihak memiliki kewajiban menyukseskan Pilkada di Depok, dan menjaga kondusifitas terlebih jelang penetapan pasangan calon (paslon) Walikota dan Wakil Walikota oleh KPU Kota Depok tanggal 24 Agustus 2015,” tuturnya.


Karena itu, sambung Taufan, Kesbangpol pun merangkul para ormas, OKP dan LSM. Guna memberikan pemahaman untuk turut menjaga kondusifitas Kota Depok.

“Dua hari kami mengadakan kegiatan bersama para ormas, OKP dan LSM. Kami beri pemahaman Depok sudah cerdas dari kabupaten/kota lain, untuk itu jaga agar suasana tetap kondusif jelang Pilkada. Para ormas, OKP dan LSM juga kami beri pembinaan dan keterampilan sablon,” katanya.

Saat ditanya terkait maraknya demo-demo di Depok pada tahun politik ini. Taufan mengungkapkan, bila ada aksi unjuk rasa dari masyarakat jangan sampai menjadi anarkis.

“Walau pun ada demo tidak anarkis, memang demo merupakan hak semua orang untuk mengeluarkan pendapat. Asalkan tidak anarkis dan semua sesuai dengan rambu-rambu yang berlaku,” ungkapnya.

Dengan itu, ia menghimbau masyarakat juga ikut mengawal perhelatan Pilkada Kota Depok. Dan untuk penyelenggara pemilu, baik KPU dan Panwaslu harus memberikan rasa kepuasan dan informasi apa adanya secara terbuka kepada masyarakat.

“Kesbangpol Kota Depok siap menyukseskan Pilkada, 9 Desember 2015,” tandasnya. (ret/radardepok)