Pemuda Duser Keukeuh Suparta Diganti

AUDIENSI : Camat Bojongsari, Marjaya menerima perwakilan pemuda Duser di ruang rapat kantor Kecamatan Bojongsari, kemarin.
AUDIENSI : Camat Bojongsari, Marjaya menerima perwakilan pemuda Duser di ruang rapat kantor Kecamatan Bojongsari, kemarin.
AUDIENSI : Camat Bojongsari, Marjaya menerima perwakilan pemuda Duser di ruang rapat kantor Kecamatan Bojongsari, kemarin.

POJOKSATU.id DEPOK –¬†¬†Camat Bojongsari, Marjaya melakukan audiensi dengan beberapa pemuda Kelurahan Duren Seribu di ruang rapat, yang meminta Lurah Suparta Sarbih diganti, kemarin.

Kendati demikian, Marjaya mengatakan, jika warga meminta lurah diganti, hal tersebut bukan kewenangannya, sebab ada mekanisme yang harus ditempuh, termasuk di dalamnya ada Baperjakat yang menangani, kecuali staf yang dipindah.

“Itu beda. Jika diibaratkan sebuah rumah, ada genting yang patah, bukan pondasinya yang diganti, tetapi harus genting,” kata Marjaya kepada Radar Depok, kemarin.

Dia mengungkapkan, surat yang dilayangkan warga ke kecamatan sudah ditindaklanjuti ke Pemkot Depok. Dalam surat tersebut warga mengajukan empat tuntutan, yaitu, lurah dinilai tidak bermasyarakat, tidak bersinergi dengan LPM dan Katar, pelayanan KTP dinilai lama dan terakhir lurah minta diganti.


“Sudah kami akomodir. Bahkan sudah selesai pas hari H saat bertemu dengan enam orang di saung H Acep,” ucap Marjaya.

Bahkan lanjut Marjaya, pihaknya juga sudah memanggil lurah yang bersangkutan. Dan, hal ini menjadi pelajaran untuk lurah-lurah lain di Kecamatan Bojongsari.

“Sekarang pemuda Duren Seribu, mau menanyakan surat yang dilayangkan ke Pemkot, sudah kami kirim. Mereka juga silaturahmi ke kantor kecamatan, tentu akan saya terima,” tandasnya. (cky/radardepok)