Pedagang Daging Ayam Mogok Massal

KEMBALI MOGOK: Suasana sepi di lapak daging ayam Pasar Depok Jaya, para pedagang melakukan aksi mogok massal karena dipicu naiknya harga daging ayam.
KEMBALI MOGOK: Suasana sepi di lapak daging ayam Pasar Depok Jaya, para pedagang melakukan aksi mogok massal karena dipicu naiknya harga daging ayam.
KEMBALI MOGOK: Suasana sepi di lapak daging ayam Pasar Depok Jaya, para pedagang melakukan aksi mogok massal karena dipicu naiknya harga daging ayam.

POJOKSATU.id, DEPOK – Dua pekan pascamogoknya para pedagang daging sapi, kini giliran pegadang daging ayam menggelar aksi mogok berdagang, buntut dari terus melambungnya harga ayam di pasaran. Bahkan naiknya mencapai dua kali lipat dari harga normal.

Meski ada yang memilih tetap berjualan, mereka lebih memilih cepat tutup. Biasanya tutup pukul 15.00 WIB, kini pukul 09.00 sudah tutup.

      “Besok (hari ini, red) kami akan mulai mogok jualan, pasokan sedikit harga malah tinggi,” tutur pedagang ayam di Pasar Depok Jaya, Dewi.

Antusias warga membeli ayam potong sebenarnya masih cukup tinggi. Hanya dalam waktu singkat, konsumen yang mengetahui pedagang ayam potong akan mogok, langsung memborong ayam potong.

Senada, warga di Pasar Kemiri Muka Rudimin mengatakan, semua harga naik sekarang para pedagang terpaksa melakukan mogok karena sampai hari ini harga ayam potong perkilo Rp66.000. Sedangkan perekor harganya Rp55.000.


“Normalnya paling tinggi Rp50 ribu perkilo, dan satu ekor ayam antara Rp35 ribu dan Rp30 ribu, tapi sekarang kok mahal gini,” jelasnya.

Sementara itu kepala Bidang perdagangan dan perindustrian Disperindag Kota Depok, Martinho membenarkan saat ini telah terjadi aksi mogok yang di lakukan pedagang.

”Ketika kami survei di pasar Kemiri Muka tidak ada yang jual ayam, sedangkam di Pasar Cisalak sebagian ada yang jualan,” jelasnya.

Martinho menjelaskan Aksi mgogok tersebut di akibatkan karena harga ayam melambung, biasanya satu ekor ayam seharga Rp25 ribu dan Rp30 ribu perekor dan sekarang naik menjadi Rp 40.000 dan Rp45 ribu perekor, sedangkan harga perkiloannya sampai dengan Rp60.000 perkilo.

“Itu harga saat ini, tapi kemungkinan akan kembali Normal karena kami menjamin ketersediaan ayam,” pungkas Martinho. (kan/radardepok)