Lahir di Hari Kemerdekaan, Dinamai Haura dari Wakil Walikota

SUMRINGAH: Pasangan Suami Isteri, Lukman Hakim dan Rosita nampak bahagia saat awak Radar Depok mengunjunginya di RSUD Depok, kemarin.

 

Anak merupakan anugerah dari sang kuasa, sudah pasti setiap orang yang berpasangan mendambakannya, ini juga yang telah ditunggu pasangan suami istri, lukman Hakim dan Rosita. Warga Sawangan Lama. Tepat di hari kemerdekaan kemarin bayi perempuan cantik berhasil di lahirkan Rosita di RSUD Depok.

SUMRINGAH: Pasangan Suami Isteri, Lukman Hakim dan Rosita nampak bahagia saat awak Radar Depok mengunjunginya di RSUD Depok, kemarin.
SUMRINGAH: Pasangan Suami Isteri, Lukman Hakim dan Rosita nampak bahagia saat awak Radar Depok mengunjunginya di RSUD Depok, kemarin.

LAPORAN: FEBRY FERDIAN

Kecerian masih terpancar di wajah Rosita dan Luckman Hakim, kemarin. kedua pasangan ini baru saja dianugerahi bayi mungil perempuan yang sehat, tepat di 17 Agustus lalu. Ya, tepat pada peringatan hari kemerdekaan pukul 05:15 bayi sepanjang 51 cm dengan bobot tubuh 3500 gr, anak ketiga pasangan asal Kelurahan Sawangan Lama, RT5/7 lahir dengan selamat.

Ditemui awak Radar Depok Lukman yang isterinya merupakan satu-satunya perempuan yang melahirkan pada tanggal 17 Agustus di RSUD Depok tersebut mengaku sangat gembira dengan kelahiran anaknya tersebut, bukan hanya karena tepat pada peringatan hari kemerdekaan tetapi juga karena sempat dikunjungi Wakil Walikota Depok, Idris Abdul Somad.

      “Iya kemarin, setelah istri saya melahirkan  secara normal, siangnya pak wakil sempat datang mengunjungi kami,” terangnya pada Radar Depok.

Tak hanya dikunjungi, dia mengaku wakil juga sempat memberikan nama kepada kedua pasangan tersebut untuk anak mereka, “Nama yang diberikan Haura yang maknanya wanita putih cantik dengan kulit putih, namanya bakal kami pakai, terimaksih pa wakil ,” ungkapnya.


Sementar itu, Manager On duty, Riyanto mengatakan untuk dua tahun ini hanya ada dua bayi yang lahir di RSUD tepat pada tanggal 17 Agustus, hingga kini kata dia Rumah saki pemerintah ini tidak membuka permintaan khusus untuk pasangan yang menginginkan anaknya lahir pada hari-hari khusus.

“Semua kelahiran di RSUD Depok ini harus sesuai dengan indikasi medis, bila harus dilahirkan maka tentunya kami haru melakukan proses tersebut,” tukasnya singkat.(bry/radardepok)