Pebulutangkis Cinere Tasyakuran

SUKA DUKA : Linda Weini F, bersama dengan anggota DPRD Depok MA'muin Abdullah beserta keluarga potong tumpeng sebagai tanda bersyukur atas apa yang telah diraihnya dalam kejuaraan dunia, baru- baru ini.

kill_orangePOJOKSATU.id, DEPOK-Atas prestasi yang mampu masuk ke semi final dalam kejuaran badminton dunia, di Jakarta. Kemarin, sanak saudara Linda Weni Fanetri menggelar tasyakuran di kediaman almarhum H Abdulloh Gang H Abdullah RT1/7 Kelurahan Meruyung, Limo. Dalam sukuran tersebut Linda berambisi di bulan depan dapat juara Super Series di Korea Selatan dan masuk Olimpiade di Brasil tahun depan.

“Dalam semi final melawan Nehwal sebenarnya saya yakin bisa mengalahkannya. Namun, rasa sakit di lutut tiba-tiba menyerang. Walupun saya cidera saya tetap paksakan kendati akhirnya saya kalah dengan cidera,” beber Linda kepada Radar Depok, semalam.

 

SUKA DUKA : Linda Weini F, bersama dengan anggota DPRD Depok MA'muin Abdullah beserta keluarga potong tumpeng sebagai tanda bersyukur atas apa yang telah diraihnya dalam kejuaraan dunia, baru- baru ini.
SUKA DUKA : Linda Weini F, bersama dengan anggota DPRD Depok MA’muin Abdullah beserta keluarga potong tumpeng sebagai tanda bersyukur atas apa yang telah diraihnya dalam kejuaraan dunia, baru- baru ini.

Akibat cidera tersebut, kata Linda pekan depan yang seharusnya mengikuti kejuaran Grand Prix di Vietnam harus ditunda. Dan Linda bertekad akan mengikuti Super Series di Korea Selatan bulan depan dan masuk Olimpiade di Brasil tahun depan. “Saya ucapkan terima kasih atas doa dan perhatian yang telah diberikan keluarga dan Indoensia. Dukung saya terus,” kata ponakan dari Anggota DPRD Depok Ma’mun Abdullah ini.

Sementara, Ma’mun Abdullah menyebutkan, Indonesia patut berbangga memiliki pebulutangkis seperti Linda, apalagi Kota Depok. Diakhir kejuaran dunia Linda mampu mendapatkan perunggu atau juara tiga. Jadi, walau dirundung cidera Linda masih dapat berjibaku dapat memberikan yang terbaik.


“Sebagai pamannya saya sangat bangga memiliki ponakan seperti Linda. Saya sengaja menggelar tasyakuran ini agar Linda dapat terus menunjukkan prestasinya. Mudah-mudahan kedepannya Linda mampu menjadi juara layaknya Susi Susanti yang tersohor,” tuntasnya.

Sebenarnya, rumah Linda di Jalan Ismaya RT4/7 Cinere. Namun, sanak saudara ingin kumpul di rumah almarhum bapak. Jadi, seluruh keluarga datang ke Meruyung.(hmi/radardepok)