KPU Tak Segan Pecat Jajarannya

POJOKSATU.id, DEPOK – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok siap bersikap tegas jika ada jajarannya yang kedapatan melanggar aturan, selama jalannya Pilkada Depok 2015. Bahkan, ancaman pemecatan bisa saja diterapkan bagi jajaran yang melakukan pelanggaran berat.
Anggota KPU Kota Depok, Nana Sobarna membenarkan hal tersebut. Sebab itu, ia meminta Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Depok untuk membuat laporan -ke KPU- jika memang menemukan adanya pelanggaran yang dilakukan jajaran KPU, mulai dari Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) sampai Panitia Pemungutan Suara (PPS).
“Kalau ada langsung dilaporkan. Dan kalau benar (melanggar) akan langsung kami pecat,” katanya kepada Radar Depok, kemarin.
Menurut Nana, KPU tidak akan memberikan toleransi jika memang ada anggotanya yang melanggar peraturan yang ada. Menurutnya, jika pihaknya membiarkan (pelanggaran), dikhawatirkan akan menimbulkan masalah lain di kemudian hari. “Kami ingin agar jajaran di lapangan dapat menjalankan tugas sesuai dengan aturan berlaku,” beber dia.
Adapun jenis pelanggaran yang diharamkan, kata Nana, seperti mengubah data pemilih, melakukan jual beli form C1, ataupun memanipulasi hasil pemilu.
“Setiap ada pemilu, kami terus mencoba mempelajarinya,” ungkap dia.
Lebih jauh, ia mengungkapkan, selain kepada panwalu. Dirinya juga meminta masyarakat untuk pula mengawasi tindak-tanduk anggotanya di lapangan. Sama seperti panwaslu, jika masyarakat menemukan dugaan pelanggaran, segera buat laporan ke KPU.
“Masyarakat juga boleh mengadukannya ke kami,” tegasnya.
Sementara itu, Anggota Panwaslu Kota Depok, Elyas Tanta Ginting menuturkan jika pihaknya jelas akan mengawasi setiap gerak-gerik dan kinerja yang dilakukan jajaran KPU.
Hal tersebut, beber dia, merupakan tugas pokok yang harus dilakukan oleh panwaslu. “Kami akan terus mengawasi kineja jajaran KPU. Jika melanggar tentu akan kami tindak,” ucapnya.
Elyas mengungkapkan, KPU juga harus bisa mengarahkan jajarannya, agar bisa menjalani tugasnys sesuai dengan aturan yang ada. Sebab, hal tersebut juga akan sama dilakukan kepada pasukan panwaslu di lapangan.
“Kami juga memantau secara rutin kinerja jajaran panwaslu,” tukasnya. (yan/radardepok)