Tidak Terdaftar, Bisa Tunjukkan KTP

Foto.4.Politik.bPOJOKSATU.id, DEPOK – Proses pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih yang saat ini tengah dilakukan oleh tim Petugs Pemuktahiran Data Pemilih (PPDP), menjamin jika tidak akan ada batasan dokumen kependudukan.
Maksudnya, bagi warga yang sekiranya tidak tercantum di dalam daftar penduduk potensial pemilih pemilu (DP4), bisa menunjukan dokumen kependudukan yang dimiliki kepada PPDP. Hal ini agar warga tersebut dapat tetap menyalurkan hal politiknya di Pilkada Depok, 9 Desember nanti.
“Bisa tunjukan KTP, Kartu Keluarga, atau paspor kepada PPDP. Langkah ini agar petugas memiliki bukti jika betul warga Depok,” ungkap Anggota KPU Depok, Suwarna kepada Radar Depok, kemarin.
Berbicara masalah hak pilih, kata dia, tidak bisa dibatasi hanya karena tidak memiliki KTP saja. Sebab itu, pihaknya membolehkan warga untuk menunjukkan bukti lain -selain KTP- jika memang belum masuk di daftar pemilih.
“Masih ada beberapa alat bukti lain untuk menunjukan bukti kependudukan,” beber dia.
Ia memastikan, bagi warga yang memiliki hak pilih, tidak akan dipersulit oleh petugas. Asalkan tadi, warg yang bersangkutan mampu menunjukan dokumen kependudukan. “Kalau memang ada buktinya, akan kami masukkan ke dalam daftar,” ungkapnya.
Lebih jauh, ia mengungkapkan, bagi warga khawatir tidak terdaftar pada data pemilih nanti. Bisa menunggu jajaran RT/RW atau kelurahan terdekat, guna memastikan namanya masuk dalam daftar pemilih.
Sehingga, tidak dipermasalahkan ketika pilkada telah usai. “Jangan sampai ditanyanya ketika proses pilkada selesai, kalau merasa tidak terdaftar,” pungkasnya. (yan/radardepok)