Jelang Penyelenggaraan Haji 2015

TAMU ALLAH : jamaah Haji Depok ketika diberangkatkan dari Lapangan Mako Brimob Kelapa Dua, Tahun lalu. Tahun ini, kuota Haji Depok adalah 1238 yang terbagi menjadi empat kloter.
TAMU ALLAH : jamaah Haji Depok ketika diberangkatkan dari Lapangan Mako Brimob Kelapa Dua, Tahun lalu. Tahun ini, kuota Haji Depok adalah 1238 yang terbagi menjadi empat kloter.
TAMU ALLAH : jamaah Haji Depok ketika diberangkatkan dari Lapangan Mako Brimob Kelapa Dua, Tahun lalu. Tahun ini, kuota Haji Depok adalah 1238 yang terbagi menjadi empat kloter.

Paspor dan Visa Belum Kelar

Musim haji sebenar lagi mulai bergulir. Sekitar sepuluh hari lagi calon jamaah haji (CJH) mulai memasuki asrama haji yang tersebar di seluruh embarkasi. Beberapa persiapan teknis penyelenggaraan haji sudah rampung. Hanya sebagian kecil yang belum.

POJOKSATU.id, DEPOK – DALAM beberapa pekan ke depan, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Abdul Jamil tidak memiliki waktu istirahat yang benar-benar sempurna Sebab, tantangan kelancaran penyelenggaraan ibadah haji musim 1436 H/2015 yang melibatkan 168.800 jamaah berada di pundaknya.

Merujuk daftar rencana perjalanan haji (RPH) yang dilansir Kemenag, CJH mulai memasuki asrama haji Kamis mendatang (20/8). Lantas, keesokan harinya (21/8), sudah dimulai misi penerbangan haji perdana dari tanah air menuju Madinah. Mantan rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang itu menuturkan, seluruh tim panitia haji saat ini bekerja all-out.

”Pada dasarnya, seluruh persiapan penyelenggaraan haji sudah pada track yang benar,” kata dia kemarin. Jamil menuturkan, persiapan paling penting saat ini adalah kondisi asrama haji dan embarkasi.

Dia mengatakan, sebagian besar panitia haji di tingkat embarkasi sudah dibentuk. Pembentukan panitia haji tingkat embarkasi sisanya akan dikebut beberapa hari ke depan. Jamil menambahkan bahwa persiapan haji di dalam negeri yang semakin dikebut saat ini adalah urusan paspor sekaligus visa. Dia tidak memantau secara detail berapa persen paspor dan visa haji yang sudah terbit saat ini. Pada intinya, dia merasa terbantu karena pemerintah Arab Saudi juga menaruh perhatian penting untuk urusan dokumen keimigrasian itu.

”Dua hari lalu Kedutaan Besar Saudi di Jakarta sampai mengirim personel tambahan dari Riyadh. Khusus untuk mengurusi visa haji,” terang dia. Menurut Jamil, pembuatan paspor dan visa haji untuk CJH kloter-kloter awal diprioritaskan harus selesai secepatnya. Sementara untuk CJH kloter-kloter terakhir, pengurusan dokumen itu tetap dilayani secepatnya meski masih tersedia slot waktu yang lebih banyak. Repot di dalam negeri tidak ber arti santai di Arab Saudi. Jamil mengatakan, hari ini atau besok akan diterbangkan tim khusus ke Saudi. Tim itu ditugaskan secara khusus untuk mengecek kualitas makanan. Mulai bahan baku sampai rasa saat dihidangkan.

Sementara itu, Kementerian Agama (Kemenag) baru saja melansir hasil pengundian (qurah) pemondokan haji di Makkah dan Madinah. Hasilnya, ada kloter haji yang bakal mendiami pemondokan di radius 4 km lebih dari Masjidilharam. Sebaliknya, ada juga jamaah yang menempati pemondokan di jarak 600-an meter dari Masjidilharam. Direktur Pelayanan Haji (Diryanhaj) Luar Negeri Ditjen PHU Kemenag Sri Ilham Lubis menegaskan, pelaksanaan qurah benarbenar fair.


”Alhamdulillah, tidak ada yang dibeda-bedakan. Tidak ada jamaah dari provinsi tertentu yang mendapatkan perlakuan khusus,” kata pejabat yang jago berbahasa Arab itu. Inspektur Jenderal (Irjen) Kemenag Mochammad Jasin mengatakan, CJH yang menempati pemondokan terjauh tidak perlu berkecil hati. ”Justru enak, enggak usah jalan kaki karena ada bus antarjemput gratis,” ujar mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu.

Terpisah, Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Kota Depok, Hasan Basri mengatakah kemenag telah mendapatkan jadwal pengkloteran bagi para Calhaj, dari total 1.238 jamaah Depok mendapatkan empat kloter, dan setiap kloter diisi 450 orang.

Hasan menyebutkan, pemberangkatan di kloter pertama diisi rombongan kloter 13 yang akan berangkat 26 Agustus. Di kloter kedua diisi rombongan kloter 21, dan berangkat 29 Agustus.

“Untuk kloter ketiga yaitu rombongan kloter 34, berangkat 3 September. Dan terakhir kloter 57 berangkat 12 September,” papar Hasan. Perlu diketahui, total Calhaj di setiap Kecamatan, yaitu Tapos 117 jamaah, Sukmajaya 256, Sawangan 77, Pancoranmas 177, Limo 38, Cipayung 48, Cinere 30, Cimanggis 220, Cilodong 78, Bojongsari 38, dan Beji 159 jamaah.

”Itu data yang ada saat ini dan siap diberangkatkan. Serta ada 44 jamaah yang dimutasi,” tutur Hasan.Hasan berharap semua pihak agar saling membantu sehingga dalam proses pelaksanaan haji tahun ini bisa berjalan dengan baik. “Saya berharap dukungan dari semua pihak sehingga kami bisa berkerja dengan maksimal,” terang Hasan. (kan/jpn/radardepok)