Syahroni Definitif Pimpin SDN Pondok Terong 2

RESMI: Sarmili yang menjadi PLH Kepala SDN Pondok Terong 2, menyerahkan berkas kepada Syahroni yang menjadi Kepala SDN Pondok Terong 2 secara definitif, kemarin.
RESMI: Sarmili yang menjadi PLH Kepala SDN Pondok Terong 2, menyerahkan berkas kepada Syahroni yang menjadi Kepala SDN Pondok Terong 2 secara definitif, kemarin.
RESMI: Sarmili yang menjadi PLH Kepala SDN Pondok Terong 2, menyerahkan berkas kepada Syahroni yang menjadi Kepala SDN Pondok Terong 2 secara definitif, kemarin.

POJOKSATU.id, DEPOKĀ – Setelah dijabat secara pelaksana harian (PLH) sebagai Kepala SDN Pondok Terong 2 oleh Sarmili, kini posisi tersebut diserahkan kepada Syahroni yang menjadi Kepala SDN Pondok Terong 2 secara definitif.

Kepala UPT Pendidikan TK dan SD Kecamatan Cipayung, Djunaedi Chandra mengatakan, diisinya posisi Kepala SDN Pondok Terong 2 oleh Sarmili, karena kepala sekolahnya, yakni Kafrawie sudah pensiun. Tetapi, Sarmili yang merupakan jabatan definitifnya sebagia Kepala SDN Utan Jaya ini, hanya sepekan menjadi PLH Kepala SDN Pondok Terong 2.

“Ditunjuknya Sarmili sebagai PLH, karena memang SDN Utan Jaya berada di dalam satu lokasi di dengan SDN Pondok Terong 2. Jadi, lebih mudah mengawasinya,” ucapnya kepada Radar Depok.

Djunaedi berharap, Syahroni yang sebelumnya menjadi guru di SDN Pondok Terong 3, bisa merancang program-program yang bisa memajukan dunia pendidikan.Tidak hanya duduk di kantor saja, sebagai kepala sekolah. Tetapi, juga bisa memberikan contoh yang baik kepada guru dan siswa.


“Kepala sekolah harus menjadi yang terdepan dalam hal apapun di sekolah. Karena, guru yang diberikan tugas tambahan sebagai kepala sekolah memiliki tanggungjawab yang lebih dari pada guru yang lainnya,” tuturnya.

Sementara itu, Syahroni yang sudah menjadi guru sejak 1984, mengaku siap untuk memajukan dunia pendidikan di SDN Pondok Terong 2. Tetapi, dirinya mengaku tidak bisa untuk memajukan SDN Pondok Terong 2 dalam upaya mengembangkan sarana dan prasarana terutama ruang kelas. Kaerna memang sekolahnya sudah tidak memiliki lahan kosong lagi untuk pembangunan.

“Saya pernah menjadi guru di SDN Pondok Terong 2, jadi saya mengetahui banyak hal tentang SDN Pondok Terong 2. Pertama-tama adalah kedisiplinan yang akan saya prioritaskan dan membentuk karakter guru yang profesional,” jelasnya. (peb/radardepok)