Kearifan Lokal Tema HUT RI di Bedahan

TETAP BUGAR: Walikota Depok, Nurmahmudi Ismail, diperiksa kesehatannya kemarin, di Gedung Dibaleka Lantai 10.

POJOKSATU.id, DEPOK – Tidak hanya memperingati HUT RI ke-70 dengan meriah. Kelurahan Bedahan juga membuat rangkaian acara yang bermanfaat untuk lingkungan dan kearifan lokal. Pasalnya, selain mengadakan upacara pengibaran bendera di Lapangan Kelurahan Bedahan RT2/2, panitia penyelenggara juga mengadakan lomba kendaraan hias untuk karnaval, lomba kreasi nasi tumpeng per RW dan lomba RT bersih.

GOTONG ROYONG : Lurah Bedahan, Deden Kosasih bersama staf sedang mengamplas tiang bendera untuk upacara 17 Agustus di halaman kantor kelurahan, kemarin.
GOTONG ROYONG : Lurah Bedahan, Deden Kosasih bersama staf sedang mengamplas tiang bendera untuk upacara 17 Agustus di halaman kantor kelurahan, kemarin.

“Momen kegiatan ini ada unsur plusnya terkait kebersihan dan keindahan lingkungan, juga menjaga kearifan lokal, salah satu tujuan kami dalam perayaan HUT RI ke-70,” kata Lurah Bedahan, Deden Kosasih kepada Radar Depok, kemarin.

Dia menjelaskan, dalam upacara tersebut akan melibatkan sekitar 2000 peserta, dari aparatur Kelurahan, RT/RW, karang taruna, seluruh instansi pendidikan dan elemen masyarakat di Kelurahan Bedahan.

Deden melanjutkan, untuk lomba tumpeng, per RW minimal biayanya Rp250, yang diikuti 14 RW, sedangankan lomba kebersihan dan keindahan lingkungan di seluruh RT di mulai  H-7 sebelum 17-an.

“Juri untuk karnaval panitia acara dan aparatur, untuk tumpeng Ketua PKK dan pengurus, sedangkan lomba kebersihan aparatur kelurahan,” imbuhnya.


Lebih lanjut dia menjelaskan, dalam peringatan tersebut, lurah akan diarak menggunakan delman hias yang di mulai dari Masjid Al Hidayah. Karena berdasarkan kesepakatan, untuk menghindari kemacetan, mobil nantinya ditaruh di halaman masjid.

Sedangkan untuk Paskibra dipercayakan ke SMPN 10 Depok, nantinya bergilir tiap tahun. Hal ini bertujuan untuk memfokuskan latihan dan menghemat anggaran.

“Ini juga menjadi kebanggaan dari satu sekolah, sebelumnya kan perorangan diambil dari tiap sekolah,” ungkapnya.

Kendati sudah tidak berjuang melawan penjajah, dia berharap, nantinya dari peringatan HUT RI ke-70 masyarakat dapat mensyukuri nikmat kemerdekaan dan ikut memperingati dan menghargai perjuangan para pahlawan.

“Adanya karnaval juga mendorong adanya partisipasi aktif dari masyarakat. Kami kerjasama dengan tokoh masyarakat, sehingga kedepan kelurahan Bedahan itu solid. kompak dan selalu kondusif,” tandasnya.

Sementara, Panitia 17 Agustus, Ahmad Alawi mengatakan, upacara bendera menang sudah digelar sejak pemerintahan Kelurahan Bedahan dipimpin Kepala Desa.

“Dari tahun 1980-an Kelurahan Bedahan sudah aktif menggelar upacara Bendera saat peringatan HUT Kemerdekaan RI. Semoga tradisi ini terus terjaga dan acara bisa berlangsung sukses,” kata pria yang akrab disapa Bung Away. (cky/radardepok)