DP4 Bisa Membengkak

Misbahul Munir Kadisdukcapil
Misbahul Munir Kadisdukcapil
Misbahul Munir
Kadisdukcapil

POJOKSATU.id, DEPOK – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok mencatat, pendatang yang tinggal di Kota Depok setiap harinya selalu bertambah. Bahkan, pertambahan jumlah penduduk yang datang ke Depok mencapai 100-150 orang setiap harinya.

“Artinya, dengan pertambahan penduduk itu akan berpengaruh ke Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) untuk pelaksanaan Pilkada serentak 9 Desember 2015 di Kota Depok,” kata Kadisdukcapil Misbahul Munir kepada Radar Depok, di ruang kerjanya, Senin (10/8).

Munir menilai, pertambahan jumlah penduduk ini dapat dikategorikan tidak wajar. Artinya, Depok salah satu kota alternatif di luar DKI Jakarta untuk mengadu nasib. Dengan kualifikasinya memliki rumah dan bersekolah di Depok.

”Sebenarnya kewenangan kami adalah menyerahkan data awal hak pilih di DP4. Selanjutnya kewenangan ada di KPU untuk menginstruksikan jajarannya melakukan verifikasi data tersebut menjadi Daftar Pemilih Sementara (DPS), lalu akan ditetapkan menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT),” katanya.

Karena itu, jajaran penyelenggara pemilu harus melakukan verifikasi dengan detail dengan melihat pertambahan jumlah pendatang yang mengadu nasib ke kota ini.


“Jadi, pertambahan penduduk dilihat dari seseorang yang pindah atau datang ke Depok, seseorang memasuki usia 17 tahun, terakhir seseorang itu merupakan pensiunan TNI/Polri. Ketiga kategori penduduk itu yang bisa menjadi hak pilih di pilkada,” ujarnya.

Selain itu, terkait adanya permasalahan yang biasa muncul saat pencoklitan (pencocokan dan penelitian) data pemilih, seperti adanya data ganda, data orang meninggal yang muncul lagi di dalam data pemilih, Munir pun menampik kesalahan berada di dinasnya.

“Kan yang sedang coklit adalah KPU bersama PPK atau tim di tingkat RT, RW. Jadi bila ada data ganda, pertanyakan yang memverifikasi, yaitu PPK dan PPS. Disdukcapil tidak ada kesalahan, sebab data DP4 pun sekarang satu pintu dari Depdagri (Departemen Dalam Negeri) yang mengeluarkan. Disdukcapil hanya memberikan bahan saja ke KPU,” tuturnya.

Munir melanjutkan, data DP4 yang diterima Disdukcapil dari Depdagri sebanyak 1.203.134 jiwa. Angka DP4 untuk pilkada jauh menurun dari data pilpres.

“Sekarang kita serahkan semuanya ke KPU Kota Depok,” tutup Munir. (ret/radardepok)