Warga Tunggu Pelebaran Pertigaan Jalan Nangka

BAKAL DILEBARKAN : Pertigaan Jalan Nangka-Jalan Raya Bogor akan segera dilebarkan guna mengatasi masalah kemacetan yang kerap terjadi karena sempitnya jalan.

POJOKSATU.id, DEPOK –Pertigaan Masyarakat Kelurahan Sukamaju Baru dan sekitarnya yang biasa melintasi Jalan Nangka untuk menuju Jalan Raya Bogor sudah lama mengharapkan adanya pelebaran muka jalan tersebut. Musababnya, lebar jalan yang hanya berukuran sekitar 6 meter kerap tidak mampu menampung volume kendaraan sehingga menyebabkan terjadinya kemacetan.

Masyarakat memang mengharapkan adanya pelebaran muka jalan ini dan rupanya harapan ini bakal direalisasikan oleh Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (Dibimasda),” ungkap Ketua RW01 Kelurahan Sukamaju Baru. Tapos, Mochamad Irwan Fachrudin kepada Radar Depok, kemarin.

BAKAL DILEBARKAN : Pertigaan Jalan Nangka-Jalan Raya Bogor akan segera dilebarkan guna mengatasi masalah kemacetan yang kerap terjadi karena sempitnya jalan.
BAKAL DILEBARKAN : Pertigaan Jalan Nangka-Jalan Raya Bogor akan segera dilebarkan guna mengatasi masalah kemacetan yang kerap terjadi karena sempitnya jalan.

Rencana pelebaran jalan dipastikan bakal berdampak pada bidang lahan milik warga yang ada di sebelahnya, yang berada di wilayah RW01 Kelurahan Sukamaju Baru. Bidang lahan tersebut tentunya akan dibebaskan dan untuk prosesnya dimulai dengan tahapan sosialisasi.

“Kami sudah mendapatkan informasi mengenai rencana sosialisasi oleh pihak Dibimasda Kota Depok. Rencananya sosialisasi akan dilaksanakan pada Selasa (11/8), kalau tidak ada perubahan jadwal. Sosialisasi dilakukan di kantor Kelurahan Sukamaju Baru,” katanya.

Dijelaskannya, berdasarkan informasi yang diperolehnya pelebaran jalan akan mengenai lahan warga sekitar 7 meter dengan panjangnya 17 meter, dengan nilai anggaran sekitar Rp6 miliar. Sedangkan bidang lahan yang terkena hanya dua bidang. “Informasi masih belum jelas karena belum ada sosialisasi. Ada yang mengatakan jalan bisa menjadi  katanya bisa menjadi 24 meter dan akan dilihat dulu kebutuhannya. Masyarakat masih akan menunggu hingga pelaksanaan sosialisasi,” tuturnya.


“Intinya banyak masyarakat yang gembira dengan wacana pelebaran muka jalan ini karena akan membantu mengatasi kemacetan. Jalan ini terbilang sempit dan tidak mampu menampung kendaraan yang keluar masuk,” harapnya.(eru/radardepok)