1.700 Siswa SD Bakal Dites Kesehatan

POJOKSATU.id, DEPOK – Dinas Kesehatan dengan Dinas Pendidikan akan segera melakukan pemeriksaan berupa Transmision Assesment Survey (TAS) kepada 1.700 siswa Sekolah Dasar awal September 2015. hal itu untuk memastikan tidak adanya penyakit Kaki Gajah alias Filariasis yang disebabkan cacing Filaria menjangkiti anak usia sekolah.

Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinkes Depok, Rani menuturkan, program ini datang dari Kementrian Kesehatan untuk menguji semua sample anak, apakah ada diantara mereka terindentifikasi terkena penyakit Filariasis. Bila terdapat lebih dari 1 persen yang teridentifikasi, maka harus dilakukan pengobatan dalam skala besar.

FOTO 7.logo SD   “Selama ini belum ada kasus kaki gajah menjakit anak, semoga nanti tidak ditemukan kasus,” ungkapnya pada Radar Depok saat ditemui.

Usia anak yang diambil samplenya menurut dia berusia enam dan tujuh tahun atau siswa SD Kelas 1 dan 2. “Sampling akan dilakukan secara acak kepada 1.700 murid tersebut,” terangnya.


      Hingga kini menurutnya usia terbanyak warga di depok yang terjangkit penyakit ini masih di pegang oleh orang dewasa, yakni, 30 tahun ke atas. Tetapi tidak menutup kemungkinan anak kecil tak dapat terjangkit penyakit ini. “Karenanya untuk memastikan harus ada pengecekan ini,” ujar Rani.

Menambahkan, Kepala Seksi Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit, Agus Gojali menjelaskan TAS ini merupakan program yang baru pertama kali dilakukan Dinkes Kota Depok, tetapi untuk pencegahan Dinkes biasanya telah rutin memberikan obat untuk membunuh cacing jenid Filariasis yang terdapat di dalam tubuh penderitannya. Mekanismenya sample diambil darahnya untuk dilakukan pengujian.

“Terakhir pembagian obat dilakukan Desember tahun 2014. Biasanya kami memberikan jenis obat tertentu, seperto Albendazol dan DEC untuk membunuh cacing,” ungkapnya.

Kesulitan terbesar dalam penanganan kasus ini menurutnya, banyaknya orang yang malu dengan kondisinya sehingga tidak melaporkan bahkan tidak mengobati penyakit ini, padahal bila terdeteksi sejak dini penyakit ini dapat segera di berangus dari tubuh penderita.

“Bila terjangkit penyakit ini, kaki atau tangan yang membengkak tidak dapat mengempes, karenanya harus segera diobati, TAS ini sebagai langkat preventifnya,” tutupnya.(bry/radardepok)