Bangunan Kelurahan Serua pada Rusak

RUSAK : Ketua LPM Kelurahan Serua, Dasuki menunjukan pintu yang rusak di kantor kelurahan, kemarin.
RUSAK : Ketua LPM Kelurahan Serua, Dasuki menunjukan pintu yang rusak di kantor kelurahan, kemarin.
RUSAK : Ketua LPM Kelurahan Serua, Dasuki menunjukan pintu yang rusak di kantor kelurahan, kemarin.

POJOKSATU.id, DEPOK  – Meski sudah dilakukan renovasi terakhir di 2013 lalu. Namun, kondisi bangunan kantor Kelurahan Serua, Bojongsari masih belum bisa dikatakan baik. Sebab di beberapa bagian sudah mengalami kerusakan dan butuh direhab total.

Adapun beberapa kerusakan yang ada di kantor Kelurahan Serua, di antaranya, pintu aula rapat, beberapa engsel jendela ruangan dan plafon di beberapa bagian sudah usang.

Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Dasuki mengatakan, beberapa kerusakan terjadi tidak lama setelah direnovasi. Sehingga, beberapa warga sempat mengeluhkan kondisi tersebut kepada pihak LPM.

“Beberapa warga yang datang ke kelurahan, mereka yang kritis langsung menanyakan,” kata Dasuki kepada Radar Depok, kemarin.


Untuk itu, pihak LPM akan mengajukan perbaikan sekaligus rancangan gambar bangunan, sehingga nantinya bukan hanya direnovasi tapi bisa direhab total. “Kami merancang bangunan kelurahan dua lantai. Sementara gambar belum selesai, nantinya disesuaikan dengan lokasi yang ada,” ucap Dasuki.

Kata Dasuki, bukan dia iri dengan kelurahan lain. Tetapi melihat kondisi saat ini,  sesuai kebutuhan ruangan-ruangan kerja para aparatur dan tuntutan masyarakat yang menginginkan kantor kelurahan menjadi lebih baik. “Kantor kelurahan kan kebanggaan warga dan simbol negara, harusnya lebih baik dari ini,” keluhnya.

Dasuki memperkirakan anggaran untuk rehab total mencapai Rp1.3 miliar. Karena bangunan di sisi barat dalam rancangan akan diratakan untuk menambah luas areal parkir.

Sehingga kantor kelurahan tidak akan berbentuk L lagi. Sedangkan untuk lantai bawah ruang pelayanan dan ruangan atasnya ruang lurah, staf, sekretariat dan aula rapat. “Kamar mandi pun hanya ada satu. Itu perlu ditambah. Semoga bisa diajukan di ABT tahun ini,” tuntasnya.

Senada dengan Dasuki, Lurah Serua, Muhammad Yahya Teguh Santoso mengharapkan agar kantornya bisa memiliki dua lantai. Namun, dia menyadari bahwa anggaran dari pemerintah terbatas dan ada skala prioritas pembanguan yang ditetapkan pemerintah.

“Saya minta agar warga bersabar dan memaklumi kondisi kantor kelurahan,” harapnya. (cky/radardepok)