Mutasi Kasi PM Tapos Diprotes

SEPAKAT: LPM, BKM, karang taruna, dan KTNA berkumpul untuk meminta kepada Pemkot Depok agar posisi Haryadi sebagai Kasi PM Kecamatan Tapos bisa tetap dipertahankan.

SEPAKAT: LPM, BKM, karang taruna, dan KTNA berkumpul untuk meminta kepada Pemkot Depok agar posisi Haryadi sebagai Kasi PM Kecamatan Tapos bisa tetap dipertahankan.

POJOKSATU.id, TAPOS – LPM, BKM, karang taruna, dan KTNA se-Kecamatan Tapos mengaku kecewa dengan pemindahan Kepala Seksi (Kasi) Pemberdayaan Masyarakat (PM) Kecamatan Tapos, Haryadi. Mereka meminta kepada Pemerintah Kota Depok agar Haryadi tetap dipertahankan.

Musababnya kekecewaan ini adalah sosok pengganti hampir memasuki masa pensiun, sehingga nantinya dikhawatirkan tidak akan maksimal dalam melaksanakan kinerjanya.

   “Pejabat yang baru dimutasi tentunya butuh penyesuaian di tempat kerja yang baru, mempelajari tugas pokok dan fungsinya, mengenal lingkungan kerja dan mitra-mitranya. Seperti Kasi PM yang berkaitan dengan LPM, BKM, karang taruna, KTNA, dan lainnya. Jika sebentar lagi pensiun, tentunya tidak maksimal kinerjanya. Baru menyesuaikan diri sudah pensiun, akhirnya membutuhkan pejabat baru lagi dan harus belajar lagi,” kata Ketua LPM Kelurahan Sukatani, Zaki Mubarak.

Koordinator BKM Kelurahan Cimpaeun, Niman, menambahkan pihaknya bukan tidak mau menerima penggantian atau mutasi pejabat di kalangan Pemkot Depok. Pihaknya hanya menginginkan penempatan yang dilakukan seharusnya berdasarkan kebutuhan dan disesuaikan dengan kondisi wilayah.

“Kasi PM memiliki banyak kaitan dengan kewilayahan. Seharusnya kalau memang diganti, ya yang pas. Kan kasihan kalau sebentar lagi mau pensiun menghadapi tugas baru lagi, baru belajar sudah ganti,” katanya.

Ketua LPM Kelurahan Tapos H. Abdul Rohim mengutarakan keinginannya mempertahankan Kasi PM karena sosoknya dinilai sudah bekerja maksimal.

“LPM memang berada di luar pemerintahan, tapi kan LPM mitra pemerintah berkaitan dengan seksi PM. Jujur kami keberatan, penggantiannya kurang pas. Karena itu, kami akan mengajukan permohonan mempertahankan Pak Haryadi di Kecamatan Tapos, baik secara lisan amupun tulisan. Fungsinya sangat penting karena ruang lingkupnya di pemberdayaan masyarakat apalagi banyak pekerjaan yang akan dilaksanakan hingga akhir tahun,” tambah H. Abdul Rohim. (eru/radardepok)

Feeds