Sopir Angkot Wajib Punya Kartu Identitas

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok, Gandara Budiman

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok, Gandara Budiman

DEPOK – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok, Gandara Budiman menanggapi kasus pengemudi tembak angkot 102, Jurusan Pondok Labu, Depok yang beberapa lalu ugal-ugalan hingga menyebabkan satu orang reporter TV Inews meninggal dunia. Menurutnya selama ini Dishub kerap melakukan berbagai pembinaan kepada pemilik angkot yang masuk kedalam domain kerja Dishub Depok.

Lantaran kasus ini merupakan daerah kerja provinsi. Saat ditemui kemarin, Gandara mengaku kewenangan yang berhak dilakukan Dishub Kota Depok, yakni memberikan surat rekomendasi teguran ke porvinsi terkait masalah ini.

“Karena angkotnya merupkan angkot lintas provinsi ini menjadi wewenang provinsi untuk memberi teguran atau mengambil tindakan kepada pemilik angkot yang melanggar tersebut. sedangkan kami telah memberikan surat rekomendasi kepadprovinsi dengan kasus ini, ” jelas Gandara pada Radar Depok.

Dengan pemberian surat rekomendasi dari Dishub Depok kepada prvonsi. menurutnya pemilik sudah pasti diberikan sanksi dari mulai teguran hingga pencabutan izin.

“Kita tunggu saja apa yang sanksi yang akan diberikan,” terangnya.

Untuk pengemudi, sambungnya. Masalah tersebut telah ditangani pihak kepolisian.

Terpisah, Sekretaris Organisasi Gabungan Angkutan Darat (Organda) Depok, Muhamad Hasyim mengatakaan selama ini Organ da bersama Dishub rutin melakukan pembinaan kepada para pengendara dan pemiliki angkot, menurutnya terdapat 2874 angkot dari segala trayek yang terdaftar di Kota Depok dan Lima ribu pengendara yang memiliki kartu identitas.

“Pembinaan telah dilakukan, tetapi memang tetap saja ada oknum yang masih membandel melakukan pelanggaran,” terang Hasyim.

Sesuai dengan peraturan pemerintah No 8 tahun 2012 semua pengendara harus memiliki identitas, bila tidak ada sanksi yang dapat dikenai terhadap pengendara atau pemilik angkot yang masih membandel.

“Pemberian sanksi menjadi tugas Dishub, tetapi yang terpenting kedepan harus ada pengawasan yang lebih baik lagi unutk menyikapi kasus ini,” tutupnya.(bry)

Feeds