Keamanan Pangan Desa, Depok Paling Mandiri

POJOKSATU.id, MARGONDA – Kota Depok dinilai sebagai kota-kabupaten pertama di Jawa Barat yang secara mandiri mengadakan program gerakan keamanan pangan desa. Hal tersebut mendapat apresiasi dari Kepala Bidang Pelayanan dan Informasi Konsumen Badan POM RI, Dyah Sulistyorini dan Kepala Balai Besar POM Bandung, Abdul Rahmin. Kemarin di depan puluhan tenaga kesehatan puskesmas dan Kader PKK yang mendapat sosialisasi food safety masuk desa di Ruang Teratai, Balaikota Depok, kemarin.

 

BERI MATERI: Kepala Bidang Pelayanan dan Informasi Konsumen Badan POM RI, Dyah Sulistyorini memaparkan food safety masuk desa di ruang Teratai, Balaikota Depok, kemarin.

BERI MATERI: Kepala Bidang Pelayanan dan Informasi Konsumen Badan POM RI, Dyah Sulistyorini memaparkan food safety masuk desa di ruang Teratai, Balaikota Depok, kemarin.

“Saya mengapresiasi dengan kemnadirian yang dilakukan Depok dengan membuat gerakan kemanan pangan desa,” terangnya pada Radar Depok, kemarin.

Dia menjelaskan masalah  yang sering timbul dalam pangan yang ada yakni cemaran mikroba, cemaran kimia, penyalahgunaan bahan berbahaya dan penggunan pengawet dan pemanis yang melebih batas.

“Banyaknya masalah yang timbul juga memilik dampak yang siginifikan atas korban yang jatuh, karenanya dengan program ini dipastikan semua sajian pangan dari hulu ke hilir memenuhi syarat,”  ujarnya.

Ditempat sama, Kepala Balai Besar POM Bandung, Abdul Rahim menjelaskan untuk tahun ini, di Jawabarat program ini menyentuh ke 100 desa yang ada, tetapi tidak masuk ke dalam Kota Depok yang memiliki beberapa criteria, diantaranya ialah, Mempunyai potensi untuk pengembangan ekonomi desa melalui program keamanan panga, mempunyai potensi untuk pengembangan wisata dan pengembangan industry, mempunyai sumber daya local yang melimpah, dan kepala desa atau lurah mempunyai program yang dapat disinergikan dan dikolaborasikan dengan program kemanan pangan desa.

“Masih ada beberap criteria lagi, tetapi kebetulan Kota depok degnan mandiri mengadakan program ini,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Seksi POM Dins Kesehatan Kota Depok, Sih Mahayanti megnatakan program ini merupakan program pertama yang dilakukan kota depok, nantniya sebagai pengembangan. Untuk tahun ini ada enam kelurahan di Kota Depok yang menjadi kelurah pertama yang diberikan program tersebut.

“Kami masih memetakan kelurahan manasaja yang memiliki criteria dan mau untuk menerima program ini, rencana bulan depan sudah ada enam kelurahan tersebut,” ujarnya. (bry/radardepok)

Feeds