HTI Desak Pemkot Awasi Praktik Prostitusi

Farhan Suhail

Farhan Suhail

POJOKSATU.id, DEPOK – Fenomena kasus prostitusi online yang marak terjadi dinilai sebagai hal yang sangat mengkhawatirkan bagi generasi bangsa, khususnya para remaja di Kota Depok. Hal tersebut disampaikan, Wakil Ketua DPD Hizbut Tahrir Indonesia Kota Depok, Farhan Suhail.

Farhan menyebutkan, prostitusi merupakan salah satu penyakit 16sosial yang berbahaya bagi masyarakat. Itu bisa dilihat dari efek yang terjadi dari penyimpangan seksual telah banyak melahirkan penyakit, seperti HIV/AIDS. “Ini sangat berbahaya, kami tidak bisa membiarkan itu terjadi. Sudah banyak bukti akibat dari praktik prostitusi online,” kata Farhan kepada Radar Depok.

Terkait kasus penangkapan artis berinisial AA, ia menilai bukanlah yang pertama. Karena masih banyak kasus lain yang belum terungkap di masyarakat. “Itu hanya puncak gunung es saja. Fenomena itu sudah parah, baik prostitusi online atau pun bukan online,” papar Farhan.

Sejumlah tempat yang diduga dijadikan sebagai lokasi mesum, menurutnya tidak pernah tersentuh hukum. “Prostitusi di Depok sudah ada sejak lama, bahkan dari sebelum zaman Nur Mahmudi. Masyarakat sering protes, namun tetap saja praktik itu tumbuh,” tandasnya. Maka, pihaknya meminta dibutuhkan ketegasan dari pemerintah lebih memperhatikan kasus ini.

Salah satunya berkoordinasi dengan kepolisian guna mengusut adanya praktik prostitusi. “Kami harap, kasus seperti ini jangan ada lagi,” tegas Farhan. Ia pun mengingatkan, pemberantasan sarang prostitusi tidak hanya cukup dengan razia dan operasi. Pemerintah harus paham akar masalah dari efek sekulerisme. “Jangan razia terus tetapi hasilnya tidak ada,” ucapnya.

Ditambah lagi, situs yang terkait pornografi perlu intens diawasi. Terutama tayangan TV bergenre pornografi. “Penyebabnya kurang pendidikan agama di lingkungan keluarga, persoalan ekonomi, itu semua bisa jadi pemicu. Pemerintah harus konsen atas maslaah ini jangan sampai berulang,” pungkas Farhan.(kan)

Feeds